Mahasiswa KKN UPGRIS Kenalkan Seni Ecoprint kepada Siswa SMA N 1 Bergas, Kembangkan Kreativitas melalui Pemanfaatan Bahan Alam
JATENG.NET, Kabupaten Semarang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 08 menggelar pelatihan ecoprint bagi siswa kelas XI-8 SMA Negeri 1 Bergas. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan teknik pembuatan motif alami pada kain dengan memanfaatkan daun dan bunga, sekaligus mengembangkan kreativitas siswa melalui kegiatan seni yang ramah lingkungan.
Pelatihan diawali dengan pemaparan materi mengenai pengertian ecoprint, jenis daun dan bunga yang dapat digunakan, serta prinsip dasar pemanfaatan pigmen alami dari tumbuhan untuk menghasilkan motif pada kain. Mahasiswa KKN UPGRIS juga menjelaskan tahapan pembuatan ecoprint dan memberikan contoh hasil motif yang dapat dihasilkan dari berbagai bentuk serta jenis daun dan bunga.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan ecoprint menggunakan tote bag yang telah disiapkan oleh mahasiswa KKN UPGRIS. Setiap siswa mendapatkan tote bag untuk dihias menggunakan daun dan bunga sesuai kreativitas masing-masing. Siswa menata bahan alam tersebut di atas permukaan tote bag sebelum mengikuti proses pencetakan motif dengan teknik pounding.
Praktik tersebut membuat siswa dapat terlibat secara langsung dalam setiap tahapan pembuatan ecoprint. Mereka diberikan kebebasan untuk menentukan susunan daun dan bunga sehingga setiap tote bag menghasilkan motif yang berbeda dan memiliki karakter tersendiri.

Guru pendamping SMA Negeri 1 Bergas mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN UPGRIS karena memberikan pengalaman belajar kreatif yang memanfaatkan bahan-bahan dari lingkungan sekitar.
“Kegiatan ini sangat menarik karena siswa dapat belajar seni sekaligus mengenal pemanfaatan bahan alam. Mereka juga dapat menghasilkan karya yang bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Perwakilan mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 08 menjelaskan bahwa penggunaan tote bag dipilih agar hasil praktik siswa tidak hanya menjadi karya seni, tetapi juga memiliki fungsi dan dapat digunakan kembali.
“Kami ingin siswa mendapatkan pengalaman membuat karya secara langsung dengan memanfaatkan daun dan bunga. Tote bag yang sudah disiapkan menjadi media bagi siswa untuk menuangkan kreativitas sekaligus mengenal produk yang lebih ramah lingkungan,” tuturnya.

Salah seorang siswa kelas XI-8 mengaku antusias mengikuti praktik karena dapat membuat motif tote bag sesuai dengan kreativitasnya.
“Kegiatannya menyenangkan karena kami bisa memilih sendiri daun dan bunga yang akan digunakan. Hasilnya juga berbeda-beda dan tote bag-nya bisa digunakan setelah selesai dibuat,” ungkapnya.

Melalui pelatihan ecoprint ini, mahasiswa KKN UPGRIS berharap siswa SMA Negeri 1 Bergas semakin mengenal pemanfaatan bahan alam sekaligus mampu mengembangkan kreativitas melalui karya yang memiliki nilai guna. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan ramah lingkungan bagi generasi muda.
Penulis: TIM KKN UPGRIS KELOMPOK 8 BERGAS KIDUL





