Mahasiswa KKN UNDIP TIM 87 Desa Tambakan Tingkatkan Branding & Layanan Informasi Melalui Med...

Mahasiswa KKN UNDIP TIM 87 Desa Tambakan Tingkatkan Branding & Layanan Informasi Melalui Media Sosial

Ukuran Teks:

JATENG.NET, Klaten – Keterbatasan media komunikasi resmi desa mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) tahun 2026 di Desa Tambakan, Kabupaten Klaten, untuk menginisiasi pemanfaatan media sosial desa sebagai sarana komunikasi publik.

Program kerja individu ini dilaksanakan oleh Naora Anindya Larasati, mahasiswa KKN UNDIP dari Program Studi Ilmu Komunikasi, di Kantor Balai Desa Tambakan. Berdasarkan hasil observasi di lapangan, Desa Tambakan sebelumnya belum memiliki akun media sosial resmi yang dapat dimanfaatkan sebagai pusat informasi dan komunikasi dengan masyarakat. Padahal, sebagian besar warga telah aktif menggunakan telepon pintar dan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Sebelum adanya media sosial desa, penyampaian informasi maupun aspirasi masyarakat masih dilakukan secara terbatas dan belum terdokumentasi secara digital. Kondisi tersebut menyebabkan komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat belum berjalan optimal, khususnya dalam hal penyampaian keluhan dan kebutuhan layanan.

Menanggapi permasalahan tersebut, Naora menginisiasi pembuatan akun media sosial Desa Tambakan yang difungsikan tidak hanya sebagai media penyampaian informasi, tetapi juga sebagai sarana pengaduan layanan masyarakat. Tahap awal kegiatan dilakukan melalui identifikasi kebutuhan informasi masyarakat serta dokumentasi berbagai kegiatan desa yang berpotensi untuk dipublikasikan.

Konten yang dipublikasikan meliputi informasi kegiatan desa, pengembangan greenhouse, potensi UMKM lokal, pengumuman layanan desa, serta ajakan kepada masyarakat untuk menyampaikan pertanyaan, saran, dan pengaduan layanan melalui kolom komentar maupun pesan langsung (direct message). Informasi disajikan dengan bahasa yang sederhana dan komunikatif agar mudah dipahami oleh masyarakat.

Melalui pemanfaatan media sosial ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh informasi desa secara lebih cepat dan akurat. Selain itu, keberadaan media sosial desa juga diharapkan dapat menjadi media komunikasi dua arah antara pemerintah desa dan masyarakat, serta mendukung transparansi pelayanan publik.

Pemerintah Desa Tambakan menyambut baik inisiatif tersebut dan berharap media sosial desa dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai sarana informasi dan pengaduan layanan desa.

Melalui program kerja ini, Naora Anindya Larasati turut berkontribusi dalam mendukung pengembangan layanan informasi dan pengaduan desa berbasis digital serta memperkuat komunikasi publik di lingkungan Desa Tambakan.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan