Mahasiswa KKN Undip Perkuat Pelayanan Publik, Hadirkan Kontribusi Nyata bagi Warga Desa Caruban

Dokumentasi bersama perangkat Desa Caruban (12/8/2026)

Caruban (12/8) – Warga yang datang ke balai desa namun tidak segera menemukan perangkat yang dicari kerap merasa kebingungan, terutama apabila keperluan yang hendak diurus bersifat mendesak. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian yang coba dijawab melalui kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro Tahun 2026 di Desa Caruban, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, salah satunya Hanin Mauliyah Hasanah, yang turut berpartisipasi dalam kegiatan piket di Balai Desa Caruban.

Piket ini dijalankan terjadwal selama masa KKN berlangsung, mengikuti jam kerja di balai desa. Hanin turut membantu berbagai kebutuhan pelayanan dan administrasi, mulai dari mendampingi warga yang datang berurusan, membantu mengarahkan sesuai kebutuhan pelayanannya, hingga membantu proses pencatatan dan pengelolaan data administrasi bersama perangkat desa. 

Kehadiran mahasiswa selama piket dinilai cukup membantu meringankan pekerjaan perangkat desa, terutama saat jam-jam sibuk pelayanan. Dengan adanya pendampingan, warga yang datang berurusan bisa lebih terarah dan tidak merasa kebingungan, sementara proses administrasi yang dikerjakan bersama perangkat desa juga berjalan lebih lancar. 

Salah satu perangkat Desa Caruban mengaku terbantu dengan kehadiran mereka. “Pelaksanaan KKN tahun ini cukup berbeda, karena mahasiswa turut menjalankan sistem piket di balai desa. Kehadiran mahasiswa sangat membantu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama ketika warga datang dan tidak menemukan perangkat desa di ruang pelayanan. Mahasiswa dapat memberikan informasi bahwa perangkat yang bersangkutan berada di dalam kantor, sekaligus membantu mengarahkan dan mendampingi proses administrasi yang diperlukan. Dengan adanya pendampingan tersebut, masyarakat tidak lagi merasa kebingungan atau menganggap perangkat desa tidak berada di kantor, sehingga pelayanan dapat berlangsung dengan lebih tertib dan nyaman,” ujarnya. 

Program piket ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 16, Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, karena ikut mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang lebih rapi dan mudah diakses masyarakat. 

Bagi Hanin sendiri, pengalaman piket ini menjadi kesempatan untuk belajar langsung bagaimana proses pelayanan publik dan administrasi pemerintahan berjalan di level yang paling dekat dengan masyarakat, yaitu desa. Ia berharap, keterlibatannya selama piket bisa terus memberi manfaat bagi kelancaran pelayanan di Balai Desa Caruban, bahkan setelah program KKN ini selesai. 

Penulis: Hanin Mauliyah Hasanah_NIM 24050123130117_Statistika

Editor: Hendrik AS

  • Hanin Mauliyah Hasanah
  • Mahasiswa Program Studi Statistika, Universitas Diponegoro
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!