Mahasiswa KKN Undip Peduli Stunting dengan Gerakan Cegah Stunting Melalui Pedoman ISI PIRINGKU pada Posyandu

Avatar photo

- Editorial Team

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATENG.NET, Kelurahan Tegalgede (6/8/2024) — Menurut WHO, stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar. Stunting merupakan masalah penting yang harus dicegah sejak dini dalam rangka pembentukan Indonesia Emas 2045.

Pemaparan materi dan diskusi mengenai materi yang diberikan

Di Kelurahan Tegalgede, pada tahun 2024 tercatat sebanyak 44 kasus stunting pada balita. Sehingga diperlukan edukasi pencegahan stunting sejak dini kepada ibu yang memiliki balita. Orang tua perlu tahu mengenai bahaya stunting, dampak stunting, ciri-ciri anak dengan stunting, dan bagaimana cara pencegahan stunting. Orang tua juga perlu mengetahui mengenai pentingnya menjaga gizi seimbang anak melalui 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) yang dimulai sejak dalam kandungan selama 9 bulan dan ditambah dengan 730 hari anak usia 0-2 bulan.

Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan Cegah Stunting pada Posyandu Dukuh Demangan, Kelurahan Tegalgede. Kegiatan ini terdiri dari posyandu balita, edukasi stunting dan pencegahannya, pelatihan mengatur gizi seimbang anak melalui ISI PIRINGKU, pemberian booklet rekomendasi menu sehat bergizi, dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita yang mengikuti posyandu.

Kegiatan dilaksanakan pada hari Selasa, 06 Agustus 2024 pukul 08.00 – 10.00 WIB. Kegiatan dimulai dengan posyandu balita rutin untuk mengetahui tumbuh kembang anak selama satu bulan. Orang tua membawa anak-anak ke posyandu untuk melakukan timbang badan, pengukuran tinggi badan, pengukuran lingkar lengan atas (LILA), dan pengukuran lingkar kepala.

Selanjutnya, kegiatan diteruskan dengan pemaparan materi melalui pemberian leaflet mengenai stunting (pengertian, dampak, ciri, dan cara pencegahan), porsi makan untuk anak usia 6-23 bulan dan 2-5 tahun berdasarkan isi piringku, rekomendasi makan dalam satu hari, serta kecukupan gizi bayi dan anak sesuai usia menurut kemenkes supaya orang tua dapat memonitor perkembangan anak-anak mereka. 

Baca Juga:  Daur Ulang Kreatif: Mahasiswa KKN Kelompok 40 UPGRIS Sulap Galon Air Bekas Jadi Lampion Cantik di Desa Karangtengah

Diberikan juga materi pemberian gizi seimbang pada anak melalui pedoman ISI PIRINGKU. Orang tua diajak untuk mengetahui berapa persentase setiap komponen yang harus diberikan kepada anak dalam pemenuhan gizi yang seimbang. Orang tua yang mengikuti kegiatan terlihat antusias dan menyimak materi dengan baik, hal ini dapat terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan. 

Partisipasi aktif oleh para orang tua dalam menyimak materi.

Kegiatan semakin berlangsung menarik ketika ditayangkan video tentang pembuatan pudding jagung, yang kami buat sendiri untuk menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang diberikan pada kegiatan posyandu tersebut. Hal tersebut juga ikut menarik perhatian Bidan Desa dan beliau mengapresiasi menu PMT yang kami berikan berupa pudding jagung, susu kedelai, dan telur. 

Dengan adanya serangkaian kegiatan ini, diharapkan para warga di Kelurahan Tegalgede dapat lebih peduli terhadap pencegahan stunting. Semoga hal ini juga dapat berdampak baik dalam meningkatkan tingkat kesadaran para orang tua untuk selalu memonitor perkembangan anak-anak mereka di posyandu terdekat.

Penulis : Rias Fita Mustaqim
Dosen Pembimbing :
1. Umaira Hayuning Anggayasti, S.H., M.Kn
2. Zaenul Muhlisin, S.Si., M.Si., F.Med

Universitas Diponegoro, Semarang
Tim II Kuliah Kerja Nyata Reguler 2023/2024

Editor: Nur Ardi

Follow WhatsApp Channel www.jateng.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FT UNDIP Lewat Rewearth 2025 Salurkan Ribuan Pakaian ke Komunitas Sosial di Semarang
Dosen yang Menyalakan Logika: Ketika Filsafat Jadi Gaya Hidup di Kelas
Kanker Payudara: Mengintip ‘Sel Nakal’ dari Dekat! Rahasia di Balik Biomedis Tumor dan Harapan Pengobatan Masa Depan
Olahraga untuk Investasi Tulang Masa Depan: Apakah Semua Olahraga Bikin Tinggi?
CFD Perdana Comal, Saat Warga Akhirnya Menikmati Jalanan yang Biasanya Hanya Dilewati
SDN Gedanganak 02 Catat Prestasi! Aji Darma Juara 1 Olimpiade Teknologi Tingkat Kabupaten
Sinergi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang dan Warga Krajan Tingkatkan Kesehatan Balita hingga Lansia
Analisis Pengelolaan Sumber Daya Manusia dalam Industri Properti di PT. Musawa Jaya Perkasa
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:21 WIB

FT UNDIP Lewat Rewearth 2025 Salurkan Ribuan Pakaian ke Komunitas Sosial di Semarang

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:54 WIB

Dosen yang Menyalakan Logika: Ketika Filsafat Jadi Gaya Hidup di Kelas

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:35 WIB

Kanker Payudara: Mengintip ‘Sel Nakal’ dari Dekat! Rahasia di Balik Biomedis Tumor dan Harapan Pengobatan Masa Depan

Selasa, 2 Desember 2025 - 12:39 WIB

Olahraga untuk Investasi Tulang Masa Depan: Apakah Semua Olahraga Bikin Tinggi?

Senin, 1 Desember 2025 - 14:43 WIB

CFD Perdana Comal, Saat Warga Akhirnya Menikmati Jalanan yang Biasanya Hanya Dilewati

Berita Terbaru