Mahasiswa KKN UNDIP Mendorong Digitalisasi UMKM Desa Tumbrep Melalui QRIS, Google Maps, dan Edukasi NIB

Sumber: Dokumentasi Mahasiswa KKN Undip

BATANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tim II Universitas Diponegoro Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang melaksanakan program kerja sosial kemasyarakatan yaitu pendampingan pembuatan QRIS, pendataan Google Maps, serta edukasi mengenai Nomor Induk Berusaha (NIB) pada Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan teknologi digital dan memahami legalitas usaha.

Program ini sejalan dengan tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), khususnya SDG 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kapasitas UMKM, serta SDG 9 mengenai Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pemanfaatan teknologi untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Program dilaksanakan setelah mahasiswa KKN melaksanakan survey terhadap pelaku UMKM yang ternyata masih banyak yang belum memanfaatkan pembayaran secara digital. Kondisi tersebut membuat transaksi dan jangkauan pemasaran masih terbatas pada konsumen di sekitar lingkungan usaha.

Salah satu kegiatan utama yang dilakukan adalah sosialisasi dan pembuatan QRIS bagi pelaku UMKM. Mahasiswa memberikan edukasi mengenai manfaat QRIS sebagai alternatif pembayaran non-tunai, lalu dilanjutkan dengan membantu proses pendaftaran QRIS secara langsung untuk pelaku usaha hingga siap digunakan untuk bertransaksi.

Kehadiran program pendampingan ini mendapat tanggapan positif dari salah satu pelaku UMKM usaha laundry di Desa Tumbrep, yaitu Ibu Imey. “Banyak yang menanyakan apakah bisa menggunakan QRIS. Sebelumnya kami hanya menerima transfer karena kalau harus mendaftar sendiri terkadang tidak ada waktu untuk mengurusnya,” ujarnya.

Selain pembayaran digital, mahasiswa KKN membantu pelaku UMKM memanfaatkan Google Maps untuk meningkatkan visibilitas lokasi usaha. Pelaku usaha didampingi dalam pencantuman informasi seperti nama usaha, lokasi, nomor kontak, dan jam operasional agar lebih mudah ditemukan oleh calon konsumen melalui perangkat seluler.

Sebagai pelengkap kegiatan, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi mengenai Nomor Induk Berusaha (NIB). Dalam sesi ini, mahasiswa menjelaskan pentingnya legalitas usaha serta memaparkan alur pendaftaran NIB secara mandiri dari awal hingga akhir bagi pelaku usaha yang ingin mengurusnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tematik Tim II Undip berharap pelaku UMKM Desa Tumbrep dapat semakin mandiri dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mempermudah transaksi dan memperluas jangkauan konsumen serta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai legalitas usaha.

  • Sabila Citra H, Syifa Dwi A, Lynovia Citra P, Dirgantara M.F
  • Mahasiswa Tim II KKN-T IDBU 69 Universitas Diponegoro 2026
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!