MAHASISWA KKN UNDIP KENALKAN NUGGET BERBAHAN TEMPE DAN WORTEL UNTUK DIVERSIFIKASI PANGAN DI DESA KAPUNGAN

Demonstrasi pembuatan nugget berbahan tempe dan wortel kepada warga RT 01 Dukuh Kapungan

KAPUNGAN, Klaten — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro mengenalkan inovasi olahan pangan berbahan tempe dan wortel kepada ibu-ibu warga RT 01 Dukuh Kapungan, Desa Kapungan, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Kegiatan berupa demonstrasi pembuatan nugget berbahan tempe dan wortel dilaksanakan pada Kamis (6/8/2026) sebagai upaya mendorong diversifikasi pangan bergizi sekaligus meningkatkan nilai tambah bahan pangan lokal.

Pembuatan nugget menggunakan dua bahan utama, yaitu tempe dan wortel. Tempe dipilih sebagai bahan utama karena harganya terjangkau, sering dikonsumsi oleh masyarakat, dan dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan, sedangkan penggunaan wortel bertujuan untuk menambah nilai gizi produk nugget tempe karena wortel mengandung banyak zat gizi, seperti vitamin A, beta karoten, dan serat pangan.

Kegiatan demonstrasi diawali dengan pengenalan kandungan gizi yang ada pada bahan serta takaran bahan sebelum menunjukkan proses pembuatan secara langsung kepada peserta. Demonstrasi dilanjutkan dengan dari persiapan bahan, pencampuran bahan, pembentukan, hingga penggorengan nugget yang diperagakan secara bertahap. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan warga secara langsung dalam proses pembuatan nugget, mulai dari mengaduk adonan, membentuk adonan menjadi nugget, hingga menggoreng nugget.

Ibu-ibu warga RT 01 Dukuh Kapungan terlibat secara langsung dalam proses pembuatan nugget

Demonstrasi pembuatan nugget tempe dan wortel sejalan dengan beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs). Program ini mendukung SDGs 2 (Tanpa Kelaparan) melalui pengenalan olahan pangan berbahan tempe dan wortel sebagai alternatif makanan yang beragam dan bergizi. Selain itu, kegiatan ini berkaitan dengan SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) karena memberikan edukasi kepada warga mengenai pemanfaatan bahan pangan lokal untuk menghasilkan makanan yang dapat menjadi pilihan pangan bagi keluarga.

“Melalui kegiatan ini saya ingin ibu-ibu tidak hanya tahu cara membuat nugget dari tempe dan wortel, tetapi juga bisa langsung mencoba sendiri. Harapannya, cara yang sederhana ini bisa dipraktikkan lagi di rumah dan siapa tahu ke depannya bisa dikembangkan menjadi produk yang punya nilai jual,” ujar Nabila, selaku mahasiswa KKN Undip.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari edukasi mengenai diversifikasi pangan. Pengolahan bahan pangan lokal menjadi produk yang lebih beragam diharapkan dapat membuka pilihan makanan bagi keluarga sekaligus memberikan gambaran kepada masyarakat bahwa bahan pangan sederhana dapat dikembangkan menjadi produk olahan yang memiliki nilai tambah.

Melalui kegiatan demonstrasi tersebut, mahasiswa KKN Undip berupaya memperkenalkan pemanfaatan tempe dan wortel dalam bentuk olahan yang lebih beragam. Langkah ini diharapkan dapat mendorong masyarakat Desa Kapungan untuk semakin mengenal potensi bahan pangan lokal sekaligus membangun kebiasaan mengolah pangan secara kreatif, bergizi, dan bernilai tambah.

 

Penulis: Nabila Salsabila

Fotografer: Tim Dokumentasi KKN

DPL: Sri Risdhiyanti Nuswantari, S.TrT., M.T

  • Nabila Salsabila
  • Mahasiswa Teknologi Pangan, Universitas Diponegoro
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!