Mahasiswa KKN Undip Edukasi Peternak Dukuh Bejingan tentang EM4 dan Silase untuk Dukung Pengelolaan Peternakan
Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro (Undip) memberikan edukasi kepada peternak di Desa Pilang, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, mengenai pembuatan Effective Microorganism-4 (EM4) dan silase jerami padi. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk membantu peternak dalam menjaga kebersihan kandang, mengelola limbah peternakan, serta menyediakan pakan ternak secara berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memperkenalkan EM4 sebagai salah satu bahan yang dapat dimanfaatkan dalam pengelolaan lingkungan kandang. Peternak diberikan pemahaman mengenai manfaat, bahan yang diperlukan, serta tahapan pembuatan EM4. Edukasi ini bertujuan agar peternak dapat memanfaatkan EM4 untuk membantu mengurangi bau yang ditimbulkan dari limbah peternakan dan mendukung proses penguraian limbah organik.
Selain edukasi mengenai EM4, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi mengenai pembuatan silase jerami padi sebagai alternatif pakan ternak. Silase merupakan pakan hasil fermentasi yang dapat membantu peternak menyimpan pakan hijauan dalam waktu yang lebih lama. Pemanfaatan jerami sebagai bahan silase juga dapat menjadi alternatif bagi peternak untuk memanfaatkan bahan yang tersedia di sekitar lingkungan.
Mahasiswa menjelaskan bahan yang dibutuhkan dan tahapan pembuatan silase kepada peternak. Penjelasan dilakukan dengan bahasa yang mudah dipahami agar peternak dapat menerapkan proses pembuatan secara mandiri. Peternak juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi mengenai ketersediaan pakan dan kondisi peternakan yang selama ini mereka hadapi.
Kegiatan berlangsung dengan antusias. Peternak mengikuti penyampaian materi dan berdiskusi mengenai manfaat silase serta pemanfaatan EM4 dalam pengelolaan kandang dan limbah peternakan.
Salah satu peternak menyampaikan bahwa pembuatan silase memberikan manfaat karena jerami yang sebelumnya tersedia di sekitar lingkungan dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan disimpan dalam waktu yang lebih lama.
“Terima kasih, pembuatan silase membantu kami memanfaatkan jerami sebagai pakan ternak yang bisa disimpan lebih lama,” ujar salah satu peternak Dukuh Bejingan.
Melalui kegiatan tersebut, peternak memperoleh pengetahuan mengenai pemanfaatan bahan yang tersedia di sekitar lingkungan untuk mendukung pengelolaan peternakan. Pembuatan silase diharapkan dapat membantu peternak menjaga ketersediaan pakan, terutama ketika jumlah hijauan segar berkurang.
Selain membantu menyediakan pakan, edukasi mengenai EM4 diharapkan dapat mendorong peternak untuk lebih memperhatikan kebersihan kandang dan pengelolaan limbah peternakan. Pemanfaatan EM4 dapat menjadi salah satu upaya dalam membantu mengurangi bau dan mempercepat penguraian limbah organik.
Mahasiswa KKN berharap pengetahuan yang telah diberikan dapat diterapkan oleh peternak secara mandiri. Dengan penerapan pembuatan EM4 dan silase, peternak diharapkan dapat mengelola limbah dan pakan secara lebih efektif serta mendukung keberlanjutan usaha peternakan di Dukuh Bejingan.
Penulis: Langit Jembar Hangayomi – Mahasiswa KKN Undip Tim II Desa Pilang, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Program Studi peternakan, Fakultas Pertanian Peternakan.
- Langit Jembar Hangayomi
- Mahasiswa KKN Undip Tim II Desa Pilang, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Program Studi peternakan, Fakultas Pertanian Peternakan
- Setuju







