Mahasiswa KKN-T UNDIP Ajarkan Strategi Branding Digital, Dorong Omzet UMKM Ngemplak Simongan

Avatar photo

- Editorial Team

Selasa, 5 Agustus 2025 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa KKN-T 112 berfoto bersama para pelaku UMKM di wilayah RW 03 Kelurahan Ngemplak Simongan, setelah memberikan sosialisasi terkait pentingnya branding serta regulasi pendaftaran HKI dan PIRT.

Mahasiswa KKN-T 112 berfoto bersama para pelaku UMKM di wilayah RW 03 Kelurahan Ngemplak Simongan, setelah memberikan sosialisasi terkait pentingnya branding serta regulasi pendaftaran HKI dan PIRT.

Semarang, 12 Juli 2025Mahasiswa Kelompok 3 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN T) 112 Universitas Diponegoro sukses menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Membangun Branding UMKM yang Kuat: Usaha Dikenal, Omzet Melejit!” Acara yang digelar pada hari Sabtu, 12 Juli 2025, di Balai RW 3 Kelurahan Ngemplak Simongan, Kecamatan Semarang Barat ini disambut antusias oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.

Kegiatan ini menindaklanjuti keluhan salah satu pelaku UMKM yang cukup kesulitan dalam melakukan branding usaha yang dimilikinya. Menjawab permasalahan tersebut, Brian berharap kegiatan ini dapat membekali para pelaku UMKM. “Tujuan saya adalah membantu dan membekali para pelaku UMKM dengan pemahaman dan strategi branding yang kuat di era digital, sehingga mampu meningkatkan visibilitas usaha dan, pada akhirnya, omset penjualannya meningkat,” ujarnya.

Materi utama sosialisasi disampaikan oleh Brian Harda Pamungchas, seorang mahasiswa Program Studi Manajemen dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro. Dalam sesinya, Brian mengupas tuntas pentingnya branding, tujuan-tujuan yang ingin dicapai melalui branding, pilar-pilar penting dalam membangun branding, serta bagaimana mengimplementasikan strategi branding secara praktis dalam operasional usaha sehari-hari.

Selain branding, pentingnya legalitas usaha juga menjadi sorotan. Dalam acara tersebut, para pelaku UMKM juga mendapatkan informasi tambahan mengenai pengurusan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Materi ini disampaikan oleh Ilham Rizqi Okatariano, mahasiswa program studi Hukum Universitas Diponegoro. Ia menjelaskan langkah-langkah mudah untuk mengurus legalitas produk, yang tidak hanya memberikan rasa aman bagi konsumen, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para pelaku usaha.

Selain pemaparan materi, acara ini juga memfasilitasi sesi diskusi dan pertukaran informasi antar sesama pelaku UMKM. Kesempatan ini dimanfaatkan dengan baik oleh peserta untuk berbagi pengalaman dan tantangan dalam mengelola usaha mereka. Lebih istimewa lagi, dalam kesempatan yang sama, Brian Harda Pamungchas secara langsung membantu dua pelaku UMKM yang belum memiliki logo usaha untuk membuat logo baru. Hal ini menjadi nilai tambah yang sangat dihargai oleh para peserta.

Baca Juga:  UNDIP Kembangkan Potensi Karang Taruna RW 06 Langensari melalui Program PMM Kemdiktisaintek 2025

Respon positif dan antusiasme terlihat jelas dari para pelaku UMKM yang hadir. Mereka menyambut meriah setiap sesi dan aktif berpartisipasi dalam diskusi.

“Jujur saya senang sekali sama acara ini. Selama ini saya jualan tapi ya cuma jualan saja. Enggak terlalu mikir pentingnya logo atau nama usaha itu bisa dikenal orang.” ujar salah satu pelaku UMKM.

“Pesan saya untuk adik-adik mahasiswa Undip, terima kasih banyak sudah peduli sama kami para pelaku UMKM kecil. Acara seperti ini sangat bermanfaat. Kalau bisa sering-sering diadakan ya. Untuk teman-teman UMKM lain, jangan takut belajar hal baru, apalagi yang berhubungan dengan digital. Ini kesempatan kita untuk maju bersama!,”tambahnya

Kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh Mahasiswa KKN-T Undip ini tidak hanya memberikan wawasan teoritis, tetapi juga menghadirkan solusi praktis yang langsung dirasakan manfaatnya oleh pelaku UMKM. Antusiasme dan apresiasi dari peserta menjadi bukti bahwa kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat mampu memberikan dampak nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Diharapkan, kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pelaku usaha agar UMKM di berbagai daerah semakin tangguh dan siap bersaing di era digital.

Follow WhatsApp Channel www.jateng.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FT UNDIP Lewat Rewearth 2025 Salurkan Ribuan Pakaian ke Komunitas Sosial di Semarang
Dosen yang Menyalakan Logika: Ketika Filsafat Jadi Gaya Hidup di Kelas
Kanker Payudara: Mengintip ‘Sel Nakal’ dari Dekat! Rahasia di Balik Biomedis Tumor dan Harapan Pengobatan Masa Depan
Olahraga untuk Investasi Tulang Masa Depan: Apakah Semua Olahraga Bikin Tinggi?
CFD Perdana Comal, Saat Warga Akhirnya Menikmati Jalanan yang Biasanya Hanya Dilewati
SDN Gedanganak 02 Catat Prestasi! Aji Darma Juara 1 Olimpiade Teknologi Tingkat Kabupaten
Sinergi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang dan Warga Krajan Tingkatkan Kesehatan Balita hingga Lansia
Analisis Pengelolaan Sumber Daya Manusia dalam Industri Properti di PT. Musawa Jaya Perkasa
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:21 WIB

FT UNDIP Lewat Rewearth 2025 Salurkan Ribuan Pakaian ke Komunitas Sosial di Semarang

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:54 WIB

Dosen yang Menyalakan Logika: Ketika Filsafat Jadi Gaya Hidup di Kelas

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:35 WIB

Kanker Payudara: Mengintip ‘Sel Nakal’ dari Dekat! Rahasia di Balik Biomedis Tumor dan Harapan Pengobatan Masa Depan

Selasa, 2 Desember 2025 - 12:39 WIB

Olahraga untuk Investasi Tulang Masa Depan: Apakah Semua Olahraga Bikin Tinggi?

Senin, 1 Desember 2025 - 14:43 WIB

CFD Perdana Comal, Saat Warga Akhirnya Menikmati Jalanan yang Biasanya Hanya Dilewati

Berita Terbaru