Mahasiswa KKN-T IDBU 15 Undip Pakai Boardgame untuk Sosialisasi Literasi Hukum dan Keuangan di Dua Sekolah Desa Banyudono
Banyudono — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 15 Universitas Diponegoro 2026 menghadirkan cara baru mengenalkan literasi hukum dan literasi keuangan kepada anak-anak sekolah, yaitu lewat board game edukatif rancangan sendiri. Program ini diusung oleh Kelompok 1 KKN-T IDBU 15 Undip yang beranggotakan sepuluh mahasiswa, dan menyasar dua sekolah di Desa Banyudono, SDN 02 Banyudono dan SMP IT Al-Hikam.
Setiap sesi sosialisasi dijalankan dengan pola serupa, dimulai dengan pemutaran video edukasi, dilanjutkan pemaparan materi dan sesi tanya jawab, lalu ditutup dengan bermain board game bersama. Rangkaian kegiatan ini sengaja disusun supaya siswa tidak hanya duduk mendengarkan, tapi juga aktif mengingat dan mendiskusikan ulang materi yang baru saja mereka simak.
Sesi pertama digelar untuk siswa kelas V dan VI SDN 02 Banyudono dengan topik literasi hukum, bertujuan menanamkan kesadaran akan aturan-aturan dalam kehidupan sehari-hari sejak dini. Lima mahasiswa memandu permainan ular tangga bertajuk “Imroatus: Jelajah Aturan Bumi”, yang memiliki petak khusus bernama “Ambil Kartu”. Setiap pemain yang berhenti di petak ini wajib mengambil kartu berisi pertanyaan seputar aturan sehari-hari, lalu menjawab dan mendiskusikannya sebelum boleh melanjutkan permainan — memaksa siswa tak cuma tahu aturan secara teori, tapi juga berlatih mengambil keputusan yang tepat lewat simulasi situasi nyata.
Di waktu yang sama namun lokasi berbeda, lima mahasiswa lainnya menjalankan sosialisasi literasi keuangan untuk siswa kelas VII SMP IT Al-Hikam. Materi difokuskan pada pembentukan kebiasaan menabung dan pengelolaan keuangan sederhana. Untuk mendukung sesi ini, tim merancang board game bergaya monopoli bernama “Financial Adventure”, yang mensimulasikan transaksi, tabungan, dan pengambilan keputusan finansial dalam suasana bermain yang kompetitif sekaligus edukatif. Lewat permainan ini, siswa merasakan langsung konsekuensi dari setiap pilihan keuangan yang mereka ambil, bukan sekadar mempelajarinya secara teori.
Ketua Kelompok 1 KKN-T IDBU 15 Undip, Haifa Chairania, menjelaskan bahwa pendekatan board game dipilih karena dianggap lebih mudah dicerna oleh siswa jenjang SD dan SMP dibanding metode ceramah biasa.
“Melalui board game ini, kami ingin memperkenalkan cara berliterasi yang tidak hanya lewat mendengar atau membaca, melainkan juga lewat sesi diskusi dan games interaktif,” ujar Haifa Ketua Kelompok 1 KKN-T IDBU 15 Undip.
Antusiasme siswa terlihat jelas sepanjang kegiatan di kedua sekolah. Mereka aktif menjawab dalam sesi tanya jawab dan bersemangat memainkan board game yang telah dirancang mahasiswa KKN. Pihak SDN 02 Banyudono dan SMP IT Al-Hikam pun menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN-T IDBU 15 Undip, dan menilai kegiatan ini sebagai kontribusi nyata dalam mendukung program literasi di lingkungan sekolah, sejalan dengan tema besar literasi yang diusung KKN Tematik Undip di Desa Banyudono.
- Dandy Rakesray S Kembaren
- Anggota TIM KKNT IDBU 15, Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro.
- dandyrakesray123@gmail.com
- 082243411363
-
WhatsApp-Image-2026-08-04-at-17.36.50 - Setuju





