Langkah Kecil untuk Perubahan Besar, Mahasiswa KKN-T UPGRIS 08 Berkontribusi dalam Rembug Stunting di Kelurahan Kalirejo

Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 08 berpartisipasi dalam rembuk stunting di Balai Kelurahan Kalirejo, Ungaran Timur. Acara ini merupakan forum diskusi untuk membahas pencegahan stunting dan dampaknya bagi tumbuh kembang anak.

JATENGKU.COM, KABUPATEN SEMARANGMahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ikut berkontribusi dalam acara rembug stunting di Balai Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Ungaran Timur, pada Kamis (18/9/2025) pukul 08.00 WIB. Acara ini digelar oleh Puskesmas Leyangan bekerja sama dengan Posyandu Kalirejo dan pihak Kelurahan Kalirejo.

Rembug stunting merupakan forum diskusi untuk membahas isu kesehatan masyarakat, khususnya mengenai pencegahan stunting dan dampak pernikahan dini terhadap tumbuh kembang anak. Kegiatan ini dihadiri oleh pihak kelurahan, tenaga kesehatan dari Puskesmas Leyangan, kader Posyandu Kalirejo, serta mahasiswa KKN-T UPGRIS Kelompok 08.

Mahasiswa KKN-T UPGRIS Kelompok 08 berkontribusi dalam rembug stunting yang digelar di Balai Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Ungaran Timur, pada Kamis (18/9/2025). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Puskesmas Leyangan bersama Posyandu Kalirejo.

dr. Hendras Setiawan, Kepala Puskesmas Leyangan, menegaskan bahwa stunting bisa dicegah melalui peran aktif keluarga dan masyarakat. “Pemenuhan gizi sejak masa kehamilan harus diperhatikan, dan risiko pernikahan dini juga perlu ditekan karena dapat berpengaruh terhadap kesehatan ibu maupun anak,” jelas dr. Hendras.

Kepala Kelurahan Kalirejo, Bapak Jarwo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN-T UPGRIS Kelompok 08 atas keterlibatan mereka dalam kegiatan ini. Beliau juga menekankan pentingnya peran seluruh kader posyandu di wilayah Kelurahan Kalirejo serta dukungan dari para ketua RW dalam upaya pencegahan stunting.

Dengan keterlibatan ini, mahasiswa berharap dapat menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi, kesehatan, dan kesiapan keluarga untuk mencegah stunting.