KKN Undip Mutakhirkan Data Desa Kragilan: Dari Demografi hingga Peta Penerangan Jalan untuk Pembangunan Tepat Sasaran
Klaten – Desa Kragilan, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, menjadi lokasi pelaksanaan program prioritas Multidisiplin 2 oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro TIM 1 Sub Tim 94. Program ini berfokus pada pembaruan total data kependudukan serta pemetaan potensi dan infrastruktur desa sebagai landasan rekomendasi pembangunan masa depan.
Langkah strategis ini diambil untuk menutup celah informasi antara kondisi lapangan dengan data administrasi yang ada, sekaligus memberikan gambaran aktual bagi pemerintah desa dalam merancang kebijakan.
Pendataan yang dilakukan tim KKN bergerak secara menyeluruh. Tidak hanya sekadar menghitung jumlah penduduk, tim juga melakukan klasifikasi mendalam berdasarkan jenis kelamin dan jenis pekerjaan. Lebih dari itu, pemetaan potensi desa di bidang budaya dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) turut dilakukan.
Data komprehensif ini disusun untuk menyajikan “wajah asli” kondisi sosial dan ekonomi warga Desa Kragilan. Dengan demikian, arah perencanaan pembangunan desa tidak lagi meraba-raba, melainkan terarah pada sektor-sektor yang memang menjadi denyut nadi perekonomian warga.
Salah satu sorotan utama dalam Program Multidisiplin 2 ini adalah pemetaan infrastruktur fasilitas umum yang krusial. Dalam hal ini, Afri Himawan, mahasiswa program studi Teknik Elektro Fakultas Teknik, mengambil peran sentral dalam melakukan inventarisasi dan pendataan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU).
Afri terjun ke lapangan untuk memetakan sebaran penerangan di seluruh wilayah desa. Pendataan ini dilakukan secara mendetail dengan mengklasifikasikan sumber pengadaan lampu, yakni PJU yang berasal dari fasilitas pemerintah dan lampu penerangan jalan yang bersifat swadaya warga.
Langkah pemetaan yang dilakukan Afri ini bertujuan untuk mengidentifikasi titik-titik wilayah yang masih “gelap” atau minim penerangan, serta mengevaluasi kondisi aset penerangan yang ada. Data ini menjadi instrumen vital bagi pemerintah desa untuk meratakan akses penerangan jalan demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan mobilitas warga di malam hari.
Selain aspek kelistrikan, kegiatan pendataan juga mencakup pemetaan titik rekomendasi pembangunan Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Rekomendasi ini disusun sebagai bahan pertimbangan strategis bagi pemerintah desa untuk pembangunan sarana pengelolaan sampah tahap lanjut, dengan tetap mempertimbangkan aspek kesehatan lingkungan dan aksesibilitas warga.
Guna menjamin validitas, seluruh proses pendataan dilakukan melalui metode observasi Kartu Keluarga (KK) dan survei lapangan (ground check). Metode ini dipilih untuk memastikan data yang dihimpun benar-benar merepresentasikan kondisi aktual di Desa Kragilan, bukan sekadar data di atas kertas.
Sebagai bentuk transparansi dan pemanfaatan langsung bagi masyarakat, hasil output pendataan ini dipamerkan dan dipublikasikan di laman resmi desa serta di kantor Desa Kragilan. Hal ini agar data tersebut mudah diakses dan diketahui oleh seluruh elemen masyarakat.
Secara administratif, mahasiswa KKN Undip juga menyerahkan data mentah hasil pengolahan dalam bentuk arsip digital kepada pemerintah desa. Melalui kegiatan Multidisiplin 2 ini, mahasiswa KKN Undip TIM 1 Sub Tim 94 berharap hasil kerja keras ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Pemerintah desa kini memiliki basis data yang kuat untuk merancang rekomendasi pembangunan yang tepat sasaran, berbasis kebutuhan riil, dan berorientasi pada kesejahteraan warga.








