Kenalkan Potensi Pangan Lokal Sejak Dini, Anak-anak Dusun Kalisari Ikuti Praktik Pembuatan Jahe Gummies
Magelang, 26 Juli 2026 — Pemanfaatan pangan lokal menjadi salah satu upaya untuk mengenalkan potensi daerah kepada generasi muda. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan “Sosialisasi dan Aktivitas Pembuatan Jahe Gummies sebagai Inovasi Produk Pangan Lokal” yang dilaksanakan di Dusun Kalisari, Mranggen, Srumbung, Kabupaten Magelang.
Kegiatan ini ditujukan kepada anak-anak di Dusun Kalisari dengan tujuan memberikan pengetahuan sekaligus pengalaman praktik mengenai pemanfaatan jahe sebagai bahan pangan lokal. Jahe yang selama ini lebih banyak dikenal sebagai bahan minuman dan bumbu masakan diperkenalkan melalui bentuk olahan yang lebih menarik bagi anak-anak. Hal ini bertujuan agar anak-anak yang tidak menyukai jahe dapat merasakan manfaat jahe bagi tubuh.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan aktivitas pembuatan Jahe Gummies secara langsung. Anak-anak diperkenalkan dengan bahan dan alat yang digunakan kemudian mengikuti tahapan pengolahan dengan pendampingan sehingga kegiatan tidak hanya memberikan pengetahuan secara teori, tetapi juga pengalaman praktik dalam mengolah bahan pangan lokal.
Antusiasme anak-anak terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif memperhatikan penjelasan, mengikuti setiap tahapan pembuatan, serta menunjukkan rasa ingin tahu melalui berbagai pertanyaan. Aktivitas praktik juga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan karena peserta dapat terlibat langsung dalam proses pengolahan produk.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pengenalan produk pangan, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kreativitas anak-anak terhadap pangan lokal. Dengan mengenalkan jahe melalui produk yang lebih menarik, anak-anak diharapkan dapat memahami bahwa bahan pangan yang tersedia di lingkungan sekitar dapat dikembangkan menjadi produk inovatif.
Melalui kegiatan Sosialisasi dan Aktivitas Pembuatan Jahe Gummies, diharapkan anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan baru mengenai manfaat jahe, tetapi juga memiliki pengalaman dalam mengolah bahan pangan lokal secara kreatif. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah sederhana untuk menanamkan kesadaran sejak dini bahwa potensi pangan lokal dapat dikembangkan menjadi produk yang menarik, inovatif, dan memiliki nilai tambah bagi masyarakat.
- Yolan Novia Andjani
- Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Gadjah Mada
- yolannoviaandjani2004@mail.ugm.ac.id
- 0895328690331
-
bukti-bayar - Setuju





