Inovasi Spasial Pertanian: Mahasiswa Undip Hadirkan Heatmap Sebaran Hama untuk Strategi Gropyokan Presisi di Tegalsari Barat
Desa Tegalsari Barat, Kab. Pemalang (18 Agustus 2026)– Mengakselerasi ketahanan pangan dan mitigasi pertanian presisi di tingkat desa, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip), Diva Arfis Permata dari program studi Informatika, menginisiasi terobosan pemetaan data spasial melalui pembuatan Peta Visual Sebaran Hama (Heatmap). Program kerja Sosial Masyarakat (Sosmas) ini dirancang secara khusus untuk menjadi panduan strategis bagi Kelompok Tani Desa Tegalsari Barat dalam upaya pemberantasan hama komunal atau yang akrab disebut gropyokan.
Pembuatan heatmap ini merupakan langkah modernisasi dari taktik pertanian yang sebelumnya bergantung pada observasi konvensional. Melalui representasi data visual yang informatif, peta ini memetakan tingkat kepadatan dan titik-titik rawan sebaran hama secara akurat. Dengan panduan visual tersebut, Kelompok Tani kini dapat memfokuskan titik area kegiatan gropyokan secara lebih presisi, efisien waktu, dan terukur energinya, sehingga efektif dalam menekan angka kerugian hasil panen.
Sebagai luaran fisik dari optimalisasi data ini, peta visual heatmap dicetak dalam format poster informatif beresolusi tinggi. Guna memastikan daya tahannya terhadap kondisi lingkungan sekitar, poster tersebut telah dilengkapi dengan bingkai pelindung yang kokoh. Pada tahap finalisasi, program ini ditutup dengan agenda serah terima secara resmi kepada Ketua Lumbung Padi Desa Tegalsari Barat.
“Peta sebaran hama ini adalah inovasi yang sangat segar bagi kelompok tani kami. Dengan adanya heatmap ini, kegiatan gropyokan tidak lagi dilakukan dengan meraba-raba area, melainkan langsung tepat sasaran ke titik yang paling rawan. Ini membuat tenaga warga jauh lebih efisien,” ujar Akmal, Ketua Lumbung Padi Desa Tegalsari Barat (5 Agustus 2026).
Tidak sekadar diserahkan sebagai simbolis administratif, poster panduan strategis tersebut langsung diimplementasikan dengan dipasang di dinding area lumbung padi. Pemilihan lokasi strategis ini bertujuan agar informasi pemetaan hama dapat dengan mudah diakses, dibaca setiap hari, dan secara aktif dijadikan acuan mitigasi pertanian berkelanjutan oleh seluruh anggota kelompok tani Desa Tegalsari Barat.
- Diva Arfis Permata
- Mahasiswa Program Studi Informatika, Universitas Diponegoro
- Setuju





