Mahasiswa KKN Universitas Diponegogo berfoto bersama siswa-siswi SD Negeri Simbangjati usai kegiatan membaca bersama yang berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Batang di Perpustakaan Desa Simbangjati, Selasa (27/1/2026)
BATANG – Di tengah derasnya arus digital, kebiasaan membaca perlahan mulai tersisih dari keseharian anak-anak. Layar gawai kerap terasa lebih menarik dibandingkan lembaran buku, padahal kemampuan literasi sejak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk pola pikir, memperluas wawasan, serta menanamkan nilai karakter generasi muda. Berangkat dari kegelisahan tersebut, berbagai upaya terus dilakukan untuk menumbuhkan kembali minat baca anak-anak melalui kegiatan literasi yang dikemas secara menyenangkan.
Salah satu upaya tersebut dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro yang menggelar kegiatan membaca bersama di Perpustakaan Desa Simbangjati dengan melibatkan siswa-siswi SD Negeri Simbangjati. Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Kabupaten Batang. Dalam kolaborasi tersebut, mahasiswa KKN berperan sebagai pengatur dan pendamping kegiatan, sementara Disperpuska menghadirkan layanan perpustakaan keliling sebagai sumber bacaan bagi anak-anak.
Kegiatan literasi ini dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026, di Perpustakaan Desa Simbangjati. Rangkaian acara diawali dengan nonton bersama film edukasi singkat sebagai pemantik minat anak-anak. Selanjutnya, mahasiswa KKN Undip membawakan sesi storytelling yang dikemas interaktif, sebelum akhirnya ditutup dengan kegiatan membaca buku bersama menggunakan koleksi dari perpustakaan keliling Disperpuska.
Antusiasme tampak jelas dari siswa-siswi SDN Simbangjati yang mengikuti kegiatan tersebut. Salah satunya diungkapkan oleh Sasa, siswi SDN Simbangjati, yang mengaku senang mengikuti rangkaian acara.
“Kegiatan ini seru. Aku suka di bagian baca bukunya,” ungkap Sasa dengan antusias usai kegiatan.
Siswa SD Negeri Simbangjati memilih buku bacaan dari layanan perpustakaan keliling dalam kegiatan membaca bersama yang digelar mahasiswa KKN Universitas Diponegoro di Perpustakaan Desa Simbangjati
Pihak Disperpuska Kabupaten Batang menyampaikan bahwa permintaan kerja sama serupa kerap datang, khususnya pada masa pelaksanaan KKN. Mahasiswa sering mengajak Disperpuska untuk berkolaborasi dalam program kerja yang berkaitan dengan penguatan budaya literasi.
“Senang sekali karena mahasiswa KKN istilahnya masih mau mengembangkan budaya literasi yang berkaitan dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Batang khususnya,” ujar Sutiaswati, pengurus Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Batang.
Menurutnya, pengenalan literasi sejak usia dini sangat penting karena masa kanak-kanak merupakan fase awal pembentukan karakter. Melalui kedekatan dengan buku, diharapkan tumbuh kecintaan anak terhadap kegiatan membaca. Kehadiran layanan perpustakaan keliling pun menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan buku kepada anak-anak sekolah.
“Anak-anak kecil itu senang, walaupun cuma bisa pinjam tiga buku. Walaupun risikonya ada buku yang hilang, tidak apa-apa. Siapa tahu dari buku yang mereka pinjam dan tidak kembali itu justru disimpan dan menjadi awal dari hobi mereka membaca buku,” lanjutnya.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN Undip dan Disperpuska Kabupaten Batang, kegiatan membaca bersama ini diharapkan dapat menjadi contoh praktik literasi berkelanjutan di tingkat desa. Kehadiran ruang baca serta kegiatan pendukung menjadi langkah awal dalam memperkenalkan buku sebagai sumber pengetahuan sekaligus hiburan bagi anak-anak sejak usia dini. (Anggraini Setyaningsih)

