Dukung Transaksi Digital, Mahasiswa KKN UPGRIS Dampingi Pelaku UMKM di Desa Bendosari dalam Pembuatan QRIS

Kendal – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melaksanakan kegiatan pendampingan digitalisasi UMKM dengan membantu pembuatan QRIS bagi salah satu pelaku usaha lokal di Desa Bendosari, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal. Kegiatan ini dilakukan di Warung Mbak Siti, Dusun Jeplak, yang dikelola oleh Bapak Zainal Mustofa, pada Selasa (4/8).

Pendampingan diawali dengan kunjungan mahasiswa KKN ke Warung Mbak Siti untuk berdiskusi mengenai penggunaan QRIS dan dompet digital sebagai metode pembayaran non-tunai. Pada awalnya, Bapak Zainal Mustofa mengaku masih ragu untuk membuat QRIS karena maraknya kasus penipuan yang mengatasnamakan layanan keuangan digital. Mahasiswa KKN UPGRIS kemudian memberikan penjelasan mengenai proses pendaftaran yang resmi, manfaat penggunaan QRIS, serta pentingnya menjaga keamanan data pribadi dalam transaksi digital.

Setelah memperoleh penjelasan dan penguatan, Bapak Zainal Mustofa akhirnya bersedia mengikuti proses pembuatan QRIS. Mahasiswa KKN mendampingi seluruh tahapan, mulai dari pembuatan akun ShopeePay, verifikasi data identitas, hingga pengajuan dan pembuatan QRIS melalui aplikasi ShopeePay.

Bapak Zainal Mustofa menyampaikan rasa senangnya atas pendampingan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa sebenarnya sudah lama ingin memiliki QRIS sebagai metode pembayaran di warungnya, tetapi belum mengetahui prosedur dan cara pembuatannya. Selama ini, pernah ada pelanggan dari luar Desa Bendosari yang ingin bertransaksi menggunakan pembayaran digital karena tidak membawa uang tunai. Namun, transaksi tersebut tidak dapat dilakukan karena Warung Mbak Siti belum memiliki QRIS.

”Sebenarnya saya sudah dari lama pengen buat QRIS, tapi tidak ada yang mengajari. Dulu pernah ada pengunjung Curug Jeglong yang beli bensin, tapi tidak punya cash terus tanya QRIS tapi saya tidak punya,” ujar Bapak Zainal Mustofa selaku pelaku UMKM.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UPGRIS berharap dapat mendorong percepatan digitalisasi UMKM di Desa Bendosari sehingga pelaku usaha semakin siap menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Kehadiran QRIS di Warung Mbak Siti diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi pelanggan terutama pengunjung Curug Jeglong dari luar Desa Bendosari dalam bertransaksi sekaligus meningkatkan daya saing usaha di era digital.

“Harapan saya dengan adanya program kerja ini dapat membantu UMKM di Desa Bendosari terkait pembayaran digital yang sudah marak di zaman sekarang,” ungkap Barya Lestari selaku penanggung jawab Bidang Literasi Digital kelompok 65 Desa Bendosari.

Kegiatan pendampingan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN UPGRIS kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan adanya kolaborasi antara mahasiswa dan pelaku UMKM, diharapkan semakin banyak usaha mikro di Desa Bendosari yang mampu memanfaatkan layanan pembayaran digital untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

  • Arofatul Lailia
  • Mahasiswa UPGRIS
  • lailiaarofatul@gmail.com
  • 083108166228
  • WhatsApp-Image-2026-08-06-at-19.26.06
    WhatsApp-Image-2026-08-06-at-19.26.06
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!