Dorong Produk Lokal Naik Kelas, Mahasiswa KKNT-IDBU 42 Undip Kembangkan Brand Umbrella untuk UMKM Sukorejo

Sragen — Beragam produk lokal Desa Sukorejo, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen, kini didorong untuk memiliki identitas yang lebih kuat melalui pengembangan brand umbrella. Program yang digagas mahasiswa KKNT-IDBU 42 ini menjadi upaya untuk membangun satu identitas bersama yang dapat menaungi berbagai produk UMKM sekaligus memperkuat citra potensi lokal Desa Sukorejo.

Melalui konsep tersebut, mahasiswa KKNT-IDBU 42 menghadirkan AKARÉ by Deworejo sebagai identitas brand umbrella yang dirancang untuk merepresentasikan berbagai produk lokal Sukorejo. Kehadiran AKARÉ bukan untuk menyeragamkan seluruh produk, melainkan menjadi identitas yang menghubungkan beragam produk dengan satu karakter bersama, sementara masing-masing UMKM tetap dapat mempertahankan keunikan dan ciri khas produknya.

Konsep AKARÉ by Deworejo dikembangkan dengan mengangkat gagasan mengenai akar sebagai simbol tempat tumbuhnya berbagai potensi. Beragam produk yang dihasilkan masyarakat dapat memiliki bentuk, karakter, dan keunggulan yang berbeda, tetapi tetap tumbuh dari lingkungan dan potensi desa yang sama. Gagasan tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam identitas visual yang dapat diterapkan secara fleksibel pada berbagai jenis produk.

Pengembangan brand umbrella ini berangkat dari potensi UMKM Desa Sukorejo yang cukup beragam, namun belum seluruhnya memiliki identitas visual yang konsisten. Perbedaan tampilan produk, kemasan, maupun elemen visual membuat produk-produk tersebut belum memiliki wajah bersama yang mudah dikenali. Karena itu, program ini tidak hanya berfokus pada pembuatan logo, tetapi mengembangkan sebuah sistem identitas yang dapat membantu membangun citra produk lokal secara lebih terarah.

Dalam proses perancangannya, mahasiswa melakukan identifikasi terhadap potensi dan karakter produk yang ada di Desa Sukorejo, kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama pelaku UMKM dan pihak desa. Informasi yang diperoleh menjadi dasar untuk menentukan konsep visual yang sesuai dengan karakter masyarakat dan kebutuhan produk. Dengan melibatkan kondisi serta potensi lokal dalam proses perancangan, identitas yang dihasilkan diharapkan dapat merepresentasikan desa secara lebih relevan.

Implementasi brand umbrella mencakup berbagai elemen, mulai dari nama, logo, color palette, elemen grafis, hingga rancangan kemasan. Seluruh elemen tersebut disusun agar dapat diterapkan secara fleksibel pada berbagai produk tanpa menghilangkan karakter masing-masing UMKM. Selain memberikan tampilan yang lebih profesional, penerapan identitas secara konsisten diharapkan dapat membuat produk lebih mudah dikenali dan memiliki citra yang lebih kuat di mata konsumen.

Lebih jauh, program ini diarahkan untuk mendukung penguatan ekosistem UMKM Desa Sukorejo. Dengan adanya identitas ini, produk-produk lokal tidak hanya dipandang sebagai usaha yang berdiri sendiri, tetapi juga dapat diperkenalkan sebagai bagian dari potensi ekonomi desa. Identitas bersama tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu pondasi bagi pengembangan strategi pemasaran, pengemasan, dan pengenalan produk lokal ke masyarakat yang lebih luas.

Program brand umbrella menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKNT-IDBU 42 terhadap SDGs, khususnya SDG 8: Decent Work and Economic Growth serta SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure. Penguatan identitas, inovasi visual, dan pengembangan kemasan diharapkan dapat membantu meningkatkan daya saing produk sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berbasis pada potensi masyarakat Desa Sukorejo.

Pelaksanaan program ini berada di bawah pendampingan Dr. Ir. Cahya Setya Utama, S.Pt., M.Si., IPM. selaku Dosen Pembimbing Lapangan. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan program yang dikembangkan mahasiswa tetap sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta memiliki manfaat yang dapat terus dikembangkan setelah kegiatan KKN berakhir.

Aspek keberlanjutan menjadi bagian penting dalam pengembangan brand umbrella ini. Identitas AKARÉ by Deworejo diharapkan tidak berhenti sebagai luaran kegiatan mahasiswa, tetapi dapat dimanfaatkan dan dikembangkan oleh pelaku UMKM maupun pihak desa di masa mendatang. Dengan sistem identitas yang telah dirancang, pengembangan visual dan kemasan produk dapat dilakukan secara lebih konsisten, sekaligus tetap memberikan ruang bagi setiap UMKM untuk berkembang sesuai karakter produknya.

Melalui brand umbrella AKARÉ by Deworejo, mahasiswa KKNT-IDBU 42 berupaya membangun satu wajah bersama bagi produk lokal Sukorejo tanpa menghilangkan keberagaman di dalamnya. Sebab, setiap produk boleh tumbuh dengan karakter yang berbeda, tetapi tetap memiliki satu tempat untuk berakar dan berkembang.

  • Zyandra Athiyya Gitafreya
  • Mahasiswa KKN Tematik IDBU 42, Universitas Diponegoro
  • zyandra.gitafreya@gmail.com
  • 082285957866
  • WhatsApp-Image-2026-08-10-at-13.14.51
    WhatsApp-Image-2026-08-10-at-13.14.51
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!