Dorong Kopi Tani Laras Naik Kelas: KKN Reguler II UNDIP Desa Sodong 2026 Optimalkan Promosi melalui Media Sosial
BATANG — Di tengah kebiasaan masyarakat yang semakin dekat dengan dunia digital, kemampuan memperkenalkan produk melalui media sosial turut menjadi bagian penting dalam memperluas pasar. Melihat peluang tersebut, mahasiswa KKN Reguler II Universitas Diponegoro Desa Sodong 2026 menggelar sosialisasi optimalisasi media sosial sebagai sarana promosi Kopi Tani Laras bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Sodong, Kec. Wonotunggal, Kab. Batang Dorong Kopi Tani Laras Naik Kelas: KKN Reguler II Universitas Diponegoro 2026 Optimalkan Promosi melalui Media Sosialpada Minggu (26/7/2026).
Nasruna Aliya Najwa, salah satu anggota KKN Reguler II Universitas Diponegoro Desa Sodong 2026 dari Program Studi Manajemen, melihat Desa Sodong sebagai wilayah yang memiliki potensi cukup lengkap. Perpaduan sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) menjadi modal yang dapat dikembangkan untuk mendorong produk-produk lokal agar memiliki nilai tambah sekaligus menjangkau pasar yang lebih luas. Salah satu potensi tersebut terlihat dari keberadaan Kopi Tani Laras yang dikelola oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Sodong.
Kegiatan yang berlangsung di rumah Ketua RT 01 Desa Sodong tersebut bertepatan dengan pertemuan rutin Kelompok Wanita Tani. Suasana kegiatan berlangsung interaktif ketika mahasiswa KKN mengajak para anggota KWT mengenali kembali potensi pemasaran Kopi Tani Laras melalui media digital. Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN menjelaskan bahwa pemasaran produk tidak lagi harus bergantung pada penjualan secara langsung maupun promosi dari mulut ke mulut. Media sosial dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan produk kepada calon konsumen yang lebih luas sekaligus membangun identitas Kopi Tani Laras. Salah satu materi yang diperkenalkan adalah segmentasi pasar. Para anggota KWT diajak memahami pentingnya menentukan calon konsumen sebelum membuat strategi promosi. Dengan mengetahui siapa yang menjadi sasaran pemasaran, konten yang dibuat dapat disesuaikan dengan kebutuhan, minat, dan karakter calon pembeli.
Mahasiswa KKN Reguler II Universitas Diponegoro Desa Sodong 2026 menjelaskan strategi pemanfaatan media sosial untuk meningkatkan daya tarik dan jangkauan pemasaran Kopi Tani Laras kepada anggota Kelompok Wanita Tani Desa Sodong, Minggu (26/7/2026).
Mahasiswa KKN kemudian mengenalkan berbagai cara sederhana untuk membuat konten yang lebih menarik. Mulai dari menentukan konsep unggahan, memilih tampilan visual, hingga menyusun caption yang mampu membuat audiens tertarik untuk mengenal lebih jauh produk yang ditawarkan. Tak hanya sekadar mengunggah foto kopi, peserta juga diberikan tips untuk menghasilkan foto produk yang lebih menarik. Pencahayaan, sudut pengambilan gambar, komposisi, serta kerapian produk menjadi beberapa hal yang diperhatikan agar tampilan Kopi Tani Laras di media sosial terlihat lebih profesional. Penjelasan tersebut mendapat perhatian dari para anggota KWT. Bagi mereka, pemanfaatan media sosial membuka kemungkinan baru untuk memperkenalkan produk yang selama ini lebih banyak dipasarkan melalui lingkungan sekitar.
Ketua Kelompok Wanita Tani Desa Sodong, Bu Sri, menyambut baik sosialisasi yang diberikan mahasiswa KKN. Menurutnya, materi mengenai pemasaran digital memberikan pengetahuan baru bagi anggota KWT, terutama dalam memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan Kopi Tani Laras. “Selama ini pemasaran masih banyak dilakukan secara langsung dan dari mulut ke mulut. Kami sendiri sebenarnya masih kurang paham bagaimana mengelola media sosial yang benar untuk pemasaran. Selama ini paling hanya menggunakan status WhatsApp untuk promosi. Setelah mengikuti sosialisasi ini, kami jadi tahu bahwa media sosial ternyata bisa dimanfaatkan untuk mengenalkan produk lebih luas. Bukan hanya produknya yang penting, tetapi cara mengambil foto, membuat tulisan, sampai bagaimana melayani pembeli juga perlu diperhatikan,” ujar Bu Sri, Ketua Kelompok Wanita Tani Desa Sodong.
Melalui kegiatan ini, KKN Reguler II Universitas Diponegoro Desa Sodong berharap Kelompok Wanita Tani dapat mulai memanfaatkan media sosial secara lebih optimal dalam memasarkan Kopi Tani Laras. Pemanfaatan strategi pemasaran digital secara konsisten diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal Desa Sodong. Dengan memadukan kualitas produk, kreativitas dalam membuat konten, serta pelayanan yang baik kepada konsumen, Kopi Tani Laras diharapkan tidak hanya dikenal di lingkungan Desa Sodong, tetapi juga mampu melangkah menuju pasar yang lebih luas.
- Nasruna Aliya Najwa
- Mahasiwa Manajemen, Universitas Diponegoro
- Setuju





