Dari Produksi hingga Kemasan, Mahasiswa KKN Undip Kenalkan Pangan Higienis kepada UMKM Desa Jambanan

Mahasiswa KKN Undip saat memberikan luaran kepada pelaku UMKM Desa Jambanan. (Foto: Dok. KKN)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) di Desa Jambanan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, turut mendorong peningkatan kualitas produk usaha masyarakat melalui program “Edukasi Higienitas dan Keamanan Pangan sebagai Strategi Meningkatkan Kepercayaan Konsumen dan Nilai Jual Produk UMKM.”

Program tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengenai pentingnya penerapan higienitas dan keamanan pangan dalam setiap tahapan produksi. Penerapan prinsip tersebut diharapkan tidak hanya menjaga keamanan produk bagi konsumen, tetapi juga menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kepercayaan dan nilai jual produk UMKM.

Program ini digagas oleh Artasya Salsaqila Maharani, mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro. Kegiatan tersebut berangkat dari kebutuhan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai praktik higienitas yang dapat diterapkan secara sederhana dalam kegiatan produksi sehari-hari.

Sebelum pelaksanaan edukasi, dilakukan observasi dan wawancara secara langsung dengan pelaku UMKM di Desa Jambanan. Identifikasi tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi penerapan kebersihan dan keamanan pangan, mulai dari kebersihan bahan dan peralatan, sanitasi lingkungan produksi, proses penyimpanan, pengemasan, hingga pemberian informasi pada produk.

Berdasarkan hasil identifikasi, masih diperlukan peningkatan pemahaman mengenai penerapan higienitas dan keamanan pangan secara konsisten. Beberapa aspek sederhana seperti kebersihan peralatan, kondisi lingkungan produksi, cara penyimpanan, serta keamanan kemasan menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan untuk menjaga kualitas produk.

Materi edukasi kemudian disusun dengan menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah diterapkan oleh pelaku UMKM. Materi mencakup prinsip higienitas pangan, sanitasi selama proses produksi, penyimpanan dan pengemasan yang aman, serta pentingnya clean labeling sebagai bagian dari penyampaian informasi produk kepada konsumen.

Penerapan clean labeling turut diperkenalkan sebagai salah satu aspek yang dapat membantu konsumen memperoleh informasi mengenai produk secara lebih jelas. Informasi yang disampaikan secara transparan dapat memberikan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang ditawarkan.

Sebagai media pendukung kegiatan, disusun poster edukatif mengenai higienitas dan keamanan pangan. Poster tersebut memuat informasi praktis mengenai prinsip menjaga kebersihan, sanitasi produksi, penyimpanan dan pengemasan yang aman, pentingnya clean labeling, serta manfaat penerapan higienitas terhadap kepercayaan konsumen dan nilai jual produk.

Penyusunan media edukasi tersebut bertujuan agar informasi yang diberikan tidak hanya diterima selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dapat digunakan kembali oleh pelaku UMKM sebagai pengingat dalam menjalankan proses produksi. Poster dapat ditempatkan di area produksi atau lokasi usaha sehingga informasi mengenai higienitas dapat lebih mudah dilihat dan diterapkan.

Melalui program ini, pelaku UMKM Desa Jambanan diharapkan dapat memahami bahwa penerapan higienitas dan keamanan pangan merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas produk. Produk yang diproduksi dengan memperhatikan kebersihan, keamanan, serta informasi yang jelas diharapkan mampu memberikan rasa percaya dan meningkatkan daya tarik bagi konsumen.

Artasya menyampaikan bahwa program tersebut menjadi salah satu bentuk penerapan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan untuk memberikan manfaat secara langsung kepada pelaku usaha di masyarakat. Edukasi mengenai keamanan pangan juga diharapkan dapat mendorong pelaku UMKM untuk menerapkan perubahan sederhana yang dapat dilakukan tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Program ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, khususnya SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan kesadaran terhadap keamanan pangan dan kesehatan konsumen.

Dengan adanya edukasi dan media informasi yang telah diberikan, pelaku UMKM Desa Jambanan diharapkan dapat menerapkan prinsip higienitas dan keamanan pangan secara berkelanjutan. Penerapan tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan produk yang lebih aman dan berkualitas, tetapi juga membantu meningkatkan kepercayaan konsumen serta memperkuat daya saing dan nilai jual produk UMKM lokal.

  • Artasya Salsaqila Maharani
  • Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro
  • artasyasalsa@gmail.com
  • 081326617683
  • IMG_7718
    IMG_7718
    Bukti Pembayaran
    Bukti Pembayaran Reportase Artasya Salsaqila Maharani
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!