CEGAH PENYAKIT SEJAK DINI, MAHASISWA KKN UNDIP AJAK SISWA SD DESA PILANG BIASAKAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN

Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), khususnya mengenai cuci tangan pakai sabun (CTPS), kepada siswa kelas 2 sekolah dasar di Desa Pilang, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 25 Juli 2026 untuk siswa kelas 2A dan dilanjutkan pada 31 Juli 2026 untuk siswa kelas 2B.

Kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari program multidisiplin KKN yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia sekolah. Cuci tangan pakai sabun menjadi salah satu kebiasaan sederhana yang penting dilakukan untuk membantu mencegah penyebaran penyakit.

Kegiatan berlangsung secara interaktif agar materi lebih mudah dipahami oleh siswa kelas 2. Mahasiswa KKN menyampaikan materi menggunakan PowerPoint (PPT) dengan tampilan yang menarik, kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video dan permainan edukatif. Siswa juga diajak mengikuti ice breaking sehingga suasana kegiatan menjadi lebih santai dan siswa lebih berani untuk berinteraksi.

 

 

Selain pemberian materi, mahasiswa KKN memberikan contoh secara langsung mengenai enam langkah cuci tangan yang benar. Setelah melihat contoh tersebut, siswa diajak untuk mempraktikkan gerakan cuci tangan secara bersama-sama. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap tahapan yang dicontohkan dan berusaha menirukan gerakan dengan benar.

Pemahaman siswa juga terlihat ketika mahasiswa memberikan pertanyaan mengenai kebiasaan mencuci tangan. Beberapa siswa mampu menjawab waktu yang tepat untuk mencuci tangan, seperti sebelum makan dan setelah menggunakan toilet. Siswa juga diberikan pemahaman bahwa menjaga kebersihan bukan hanya dilakukan melalui cuci tangan, tetapi juga dengan menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan sekitar.

Pada akhir kegiatan, mahasiswa KKN memberikan sabun cuci tangan kepada pihak sekolah untuk ditempatkan di wastafel yang tersedia. Pemberian sabun tersebut diharapkan dapat mendukung siswa untuk membiasakan diri mencuci tangan menggunakan sabun dalam kegiatan sehari-hari di sekolah.

Kepala SD Negeri Pilang 2, Bapak Dwi, menyampaikan apresiasinya atas pemberian sabun tersebut. “Terima kasih ya, Mbak, untuk sabunnya. Sangat bermanfaat sekali,” ujar Bapak Dwi Mardiyanto selaku Kepala Sekolah setelah kegiatan edukasi selesai.

Pemberian sabun tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan mahasiswa KKN agar edukasi yang telah diberikan tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Ketersediaan sabun di wastafel diharapkan dapat memudahkan siswa dalam menerapkan kebiasaan cuci tangan pakai sabun secara rutin.

 

 

Selain memberikan edukasi secara langsung, mahasiswa KKN juga menyiapkan media pendukung berupa poster PHBS dan langkah-langkah cuci tangan pakai sabun yang dapat dipasang di lingkungan sekolah. Media tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bagi siswa untuk menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap kebiasaan mencuci tangan pakai sabun dapat diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah. Edukasi PHBS sejak usia sekolah diharapkan dapat membantu membentuk kebiasaan hidup sehat dan mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih bersih dan sehat.

Penulis: Eka Aprilia Rahmatullah – Tim KKN Tim II Undip Desa Pilang, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat

  • Eka Aprilia Rahmatullah
  • Mahasiswa KKN Undip Tim II Desa Pilang, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!