Asah Kreativitas Anak Lewat Ecoprinting, KKN MIT 22 Posko 104 Desa Lempuyang UIN Walisongo Semarang Gaungkan Pemanfaatan Kekayaan Alam Sekitar
Lempuyang, Wonosalam – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang Posko 104 Desa Lempuyang melalui Divisi Ekonomi Kreatif menyelenggarakan kegiatan ecoprinting di atas totebag kanvas putih bagi anak-anak Desa Lempuyang, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, pada Minggu, 16 Agustus 2026, bertempat di Balai Desa Lempuyang. Kegiatan ini mengusung tema “JEJAK” (Jelajah Ecoprinting Jadi Karya Kreatif) dan memanfaatkan bahan-bahan alam sekitar berupa daun dan bunga sebagai media utama pembuatan karya. Melalui program ini, mahasiswa KKN berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat nilai edukasi bagi anak-anak desa.
Kegiatan ecoprinting ini bertujuan untuk mengasah kreativitas anak-anak sekaligus mengenalkan mereka pada potensi bahan alam di lingkungan sekitar sebagai media berkarya. Melalui teknik ecoprinting, dedaunan dan bunga-bunga yang mereka kumpulkan sendiri ditempelkan dan dicetak di atas totebag kanvas putih hingga menghasilkan motif alami yang unik dan menarik. Setiap totebag yang dihasilkan pun memiliki corak yang berbeda-beda, sesuai dengan bentuk dan jenis daun maupun bunga yang digunakan, sehingga masing-masing anak memiliki karya dengan ciri khasnya sendiri.

Antusiasme anak-anak Desa Lempuyang terlihat sejak awal kegiatan, dengan sekitar 30 anak turut hadir meramaikan acara yang digelar pada hari libur sekolah tersebut. Didampingi oleh mahasiswa KKN, anak-anak diajak untuk mengenal berbagai jenis daun dan bunga di sekitar mereka, kemudian mempraktikkan langsung teknik ecoprinting mulai dari penataan bahan, proses pemukulan (pounding), hingga hasil akhir berupa totebag bermotif alami yang dapat mereka bawa pulang. Proses tersebut dilakukan secara bertahap dengan pendampingan penuh dari mahasiswa KKN, sehingga anak-anak dapat memahami setiap langkah dengan baik sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.
Koordinator Divisi Ekonomi Kreatif KKN Posko 104 Desa Lempuyang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program kerja divisi yang bertujuan mengasah dan meningkatkan kreativitas anak-anak desa.
“Kami berharap dari kegiatan ini, anak-anak di Desa Lempuyang dapat memanfaatkan hasil alam di sekitar mereka untuk dijadikan sebuah karya serta dapat meningkatkan kreativitas, keterampilan, dan inovasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Lempuyang, Bapak Mahmudi, turut mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan mahasiswa KKN dalam melatih kreativitas anak-anak desa.
“Dengan hadirnya mahasiswa KKN ini sangat membantu untuk membuat anak-anak desa bisa berkreasi sekreatif mereka di hari Minggu, hari libur mereka. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar anak-anak bisa terus mengasah kreativitas dan sadar akan kekayaan alam sekitar yang bisa dibuat menjadi kreasi,” ungkapnya.
Tak kalah antusias, salah satu anak Desa Lempuyang yang mengikuti kegiatan turut membagikan kesannya.
“Kegiatannya seru, Kak, karena kita belum pernah diajarin di sekolah. Totebagnya bisa dibuat wadah buku dan mengaji di TPQ,” ungkapnya.

Selama kegiatan berlangsung, anak-anak Desa Lempuyang terlihat cukup baik dan telaten dalam mengikuti arahan dari kakak-kakak mahasiswa KKN yang mendampingi proses pembuatan ecoprinting hingga selesai. Suasana Balai Desa Lempuyang tampak hangat dan penuh keceriaan, dengan anak-anak yang saling bertukar cerita dan menunjukkan hasil karya totebag masing-masing kepada teman-temannya begitu proses pencetakan rampung.
Kegiatan ecoprinting ini memberikan berbagai manfaat, di antaranya mengasah kreativitas dan keterampilan anak-anak, mengenalkan pemanfaatan bahan alam sekitar sebagai media berkarya yang bernilai ekonomis, serta mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat, khususnya generasi muda Desa Lempuyang. Selain itu, kegiatan ini turut menjadi sarana pembelajaran nonformal yang mengajak anak-anak untuk lebih mengenal dan menghargai lingkungan tempat tinggal mereka sendiri.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat berkreasi dan kepedulian terhadap lingkungan dapat terus tumbuh di kalangan anak-anak Desa Lempuyang, sehingga mereka dapat terus mengembangkan potensi diri sekaligus melestarikan kekayaan alam di sekitar mereka.
- Najmunnuha, Trista Valerina, Daniel Maula
- Mahasiswa Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
- Setuju





