Bukan Sekadar Timbang Badan: Rahasia Posyandu Juwiring Jaga Tumbuh Kembang dan Kebugaran Warga

Juwiring, 10 Agustus 2026 Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro (UNDIP) turut berkontribusi dalam kegiatan Posyandu di Desa Juwiring melalui peran sebagai pendamping tumbuh kembang balita. Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi sosial mahasiswa dalam mendukung pemantauan kesehatan masyarakat, khususnya balita dan lansia.

Posyandu di Desa Juwiring dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan melibatkan kader dan masyarakat setempat. Pada balita, pemantauan dilakukan melalui penimbangan berat badan dan pengukuran pertumbuhan secara teratur, kemudian hasilnya dicatat sebagai bagian dari rekam perkembangan anak. Pengukuran yang dilakukan secara berkala membantu kader dan orang tua mengetahui perubahan pertumbuhan anak dari waktu ke waktu serta mendeteksi apabila terdapat kondisi yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut.

Selain pemantauan pertumbuhan, balita juga mendapatkan vitamin A secara berkala sesuai jadwal pelayanan kesehatan. Pemberian vitamin A merupakan salah satu upaya untuk mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak, terutama dalam pemenuhan kebutuhan vitamin yang penting bagi fungsi penglihatan dan sistem kekebalan tubuh.

Kesadaran orang tua di Desa Juwiring terhadap kesehatan anak juga terlihat dari kebiasaan membawa balita mengikuti Posyandu secara rutin. Dengan pemantauan yang teratur dan keterlibatan aktif orang tua, kondisi kesehatan serta perkembangan anak dapat terus terpantau. Secara umum, anak-anak di Desa Juwiring yang mengikuti kegiatan Posyandu menunjukkan kondisi yang cukup sehat dan terpantau dengan baik.

Tidak hanya balita, perhatian terhadap kesehatan juga diberikan kepada orang tua dan lansia. Desa Juwiring secara rutin melaksanakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) setiap bulan, sehingga kondisi kesehatan masyarakat dewasa dan lansia dapat dipantau secara berkala. Pemeriksaan dapat mencakup pengukuran tekanan darah serta pemeriksaan seperti gula darah dan asam urat sesuai pelayanan yang tersedia.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN turut membantu proses pemeriksaan kesehatan lansia. Bagi mahasiswa Biologi, keterlibatan ini menjadi pengalaman yang relevan dengan pembelajaran akademik, khususnya dalam penerapan pengetahuan mengenai pemantauan kondisi fisiologis dan perkembangan fisik manusia. Pengalaman praktikum seperti pemeriksaan gula darah dan asam urat juga dapat diterapkan dalam membantu proses pelayanan kesehatan masyarakat dengan tetap berada dalam pendampingan kader atau petugas yang bertugas.

Pemantauan kesehatan yang dilakukan secara rutin juga memperlihatkan bahwa banyak lansia di Desa Juwiring tetap memiliki kondisi yang cukup baik meskipun berada pada usia lanjut. Kegiatan pemeriksaan dan pencatatan yang dilakukan secara berkala membuat kondisi kesehatan masyarakat dapat terdokumentasi dengan lebih terstruktur.

Keterlibatan mahasiswa dalam Posyandu tidak hanya menjadi bentuk kontribusi sosial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menerapkan ilmu Biologi secara langsung di tengah masyarakat. Pengetahuan mengenai pertumbuhan dan perkembangan, fisiologi manusia, serta pengalaman melakukan pemeriksaan sederhana selama praktikum menjadi bekal dalam membantu kegiatan pemantauan kesehatan.

Melalui pelaksanaan Posyandu dan pemeriksaan kesehatan yang rutin, Desa Juwiring menunjukkan adanya upaya berkelanjutan dalam memelihara kesehatan masyarakat dari usia balita hingga lansia. Keberlanjutan pemantauan, keterlibatan kader, serta kesadaran orang tua untuk memeriksakan kesehatan secara rutin menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas kesehatan masyarakat Desa Juwiring.

  • Chelsea
  • Mahasiswa Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro yang sedang melaksanakan KKN di Desa Juwiring, Kec. Cepiring, Kab. Kendal
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!