Bahas Pola Asuh hingga Protein, Mahasiswa KKN Undip Edukasi Ibu PKK Desa Pilang

Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan edukasi mengenai pola asuh anak di era digital dan gizi seimbang kepada ibu-ibu PKK Desa Pilang, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 28 Juli 2026 sebagai upaya meningkatkan pemahaman orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola kehidupan sehari-hari.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak saat menggunakan gawai. Ibu-ibu PKK diberikan pemahaman mengenai pentingnya melakukan pengawasan terhadap penggunaan media digital serta membangun komunikasi yang baik dengan anak. Orang tua juga diajak untuk lebih memperhatikan aktivitas anak ketika menggunakan perangkat digital agar penggunaannya tetap sesuai dengan kebutuhan dan usia anak.

Selain membahas pola asuh di era digital, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Materi mencakup pemenuhan kebutuhan protein, vitamin, dan mineral serta penerapan pola makan sehat melalui pedoman Isi Piringku. Penyampaian materi dilakukan menggunakan media PowerPoint agar informasi lebih mudah dipahami oleh peserta.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Ibu-ibu PKK diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan maupun pengalaman yang berkaitan dengan pola asuh dan pemenuhan gizi anak di rumah. Sesi tersebut berlangsung secara interaktif karena peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga aktif menyampaikan hal-hal yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu peserta menanyakan mengenai sumber protein yang lebih baik antara telur ayam dan telur bebek. Pertanyaan tersebut muncul setelah mahasiswa menyampaikan materi mengenai pentingnya protein dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.

“Bagus yang mana proteinnya antara telur ayam dan telur bebek?” tanya salah satu peserta kepada mahasiswa KKN.

Pertanyaan tersebut kemudian menjadi bagian dari diskusi mengenai pemenuhan protein dalam makanan sehari-hari. Mahasiswa menjelaskan bahwa telur ayam maupun telur bebek sama-sama dapat menjadi sumber protein dan dapat dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang beragam. Pemilihan bahan makanan juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi keluarga.

 

 

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Selain aktif bertanya, ibu-ibu PKK juga menyampaikan pengalaman dan kendala yang mereka hadapi ketika mendampingi anak menggunakan gawai maupun ketika memenuhi kebutuhan makanan anak sehari-hari. Diskusi tersebut membuat materi yang diberikan lebih dekat dengan kondisi yang dihadapi peserta di rumah.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap ibu-ibu PKK dapat menerapkan pola asuh yang lebih positif dalam mendampingi anak di era digital serta memperhatikan pemenuhan gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat mendukung tumbuh kembang anak dan membantu membentuk generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berkualitas.

 

 

Sebagai tindak lanjut kegiatan, materi edukasi dalam bentuk PowerPoint akan diberikan kepada PKK agar dapat dimanfaatkan kembali dalam kegiatan penyuluhan atau sosialisasi berikutnya. Selain itu, mahasiswa KKN juga membagikan leaflet mengenai pola asuh anak di era digital dan gizi seimbang kepada peserta sebagai bahan informasi yang dapat dipelajari kembali di rumah.

Penulis: Langit Jembar Hangayomi – Mahasiswa KKN Undip Tim II Desa Pilang, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Program Studi peternakan, Fakultas Pertanian Peternakan.

 

  • Langit Jembar Hangayomi
  • Mahasiswa KKN Undip Tim II Desa Pilang, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Program Studi peternakanpeternakan, Fakultas Pertanian Peternakan
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!