Wujudkan Lingkungan Sehat dan Mandiri, KKN UPGRIS Kelompok 24 Gelar Program Penanaman TOGA di Desa Brambang

Demak – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 24 melaksanakan program kerja bidang lingkungan berupa kegiatan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) bersama masyarakat di Desa Brambang, Kecamatan Karangawen.(Senin, 24 Agustus 2026) Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung pemanfaatan pekarangan rumah serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kelestarian lingkungan dan kesehatan keluarga.

Kegiatan penanaman TOGA dilaksanakan sebagai langkah edukatif dan aksi nyata untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa pemanfaatan lahan pekarangan rumah sangat penting dalam mendukung ketahanan kesehatan keluarga mandiri. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 24 bersama warga menanam berbagai jenis tanaman obat tradisional seperti jahe, kunyit, temulawak, serai, dan kencur yang kaya manfaat bagi kesehatan sehari-hari.

Melalui penyampaian informasi dan praktik penanaman secara langsung, para warga diajak untuk lebih memperhatikan potensi tanaman obat di sekitar lingkungan tinggal. Pemanfaatan pekarangan menjadi salah satu hal yang ditekankan karena ketersediaan tanaman obat keluarga turut berperan dalam menyediakan pertolongan pertama secara alami untuk kesehatan keluarga.

Selain praktik penanaman, kegiatan juga dikemas secara interaktif dengan memberikan kesempatan kepada warga untuk menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi mengenai tata cara perawatan tanaman serta pemanfaatan hasil panen TOGA. Interaksi tersebut diharapkan dapat membantu peserta memperoleh informasi yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan mereka.

Program kerja ini juga menjadi bentuk sinergi antara mahasiswa KKN dengan masyarakat Desa Brambang dalam mendukung upaya penghijauan dan pemanfaatan lingkungan. Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pelaksana kegiatan, tetapi juga sebagai agen edukasi lingkungan yang berupaya menyampaikan pentingnya pola hidup sehat berbasis pemanfaatan tanaman herbal.

Ketua KKN UPGRIS Kelompok 24 menyampaikan bahwa edukasi dan aksi penanaman TOGA penting dilakukan karena kesadaran menjaga lingkungan dan memanfaatkan pekarangan rumah menjadi salah satu bagian penting dalam mewujudkan desa yang mandiri dan sehat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat di Desa Brambang semakin memahami pentingnya memanfaatkan lahan pekarangan untuk ditanami tanaman obat keluarga. Penanaman TOGA bukan hanya membuat lingkungan menjadi lebih asri, tetapi juga menjadi sarana mandiri bagi keluarga dalam menjaga kesehatan,” ujarnya.

Kegiatan penanaman TOGA tersebut mendapat respons positif dari para peserta. Warga mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif dalam sesi gotong royong penanaman serta diskusi. Kehadiran mahasiswa KKN di Desa Brambang juga diharapkan dapat memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kepedulian lingkungan serta mendorong penerapan pola hidup sehat alami di lingkungan keluarga.

Melalui program kerja bidang lingkungan ini, KKN UPGRIS Kelompok 24 berharap edukasi dan aksi yang diberikan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Brambang, khususnya dalam meningkatkan kesadaran warga mengenai pentingnya pemanfaatan TOGA dan kelestarian lingkungan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui edukasi lingkungan yang preventif dan berkelanjutan.

Penulis: Tim mahasiswa KKN Kelompok 24

  • Tim Kelompok Mahasiswa KKN Kelompok 24
  • Universitas PGRI Semarang
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!