Mahasiswa KKN Undip Kembangkan Sistem Pengarsipan dan Manajemen Data di Website Desa Tenggak Sragen
Sragen, Jawa Tengah — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan program Sistem Pengarsipan, Sinkronisasi Data, dan Manajemen Akses Admin di Desa Tenggak, Kabupaten Sragen, pada 11 Agustus 2026. Program ini diinisiasi oleh Fairuza Ainud Dawam, mahasiswa Ilmu Perpustakaan, Universitas Diponegoro, dengan sasaran pemerintah desa sebagai pengelola data dalam jangka panjang.
Program ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan sistem pengelolaan arsip data program kerja yang lebih terstruktur dan mudah dikelola. Beragam data yang dihasilkan selama pelaksanaan program KKN perlu ditata dan disimpan secara sistematis agar dapat digunakan kembali serta tetap dapat diakses oleh pihak yang berkepentingan setelah masa pelaksanaan KKN berakhir.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan penataan dan standardisasi arsip data program kerja dengan menyusun sistem penyimpanan berdasarkan jenis dan kebutuhan informasi. Penataan tersebut bertujuan untuk memudahkan pencarian, pembaruan, dan pengelolaan data oleh tim internal KKN maupun pemerintah desa.
Selain pengarsipan, program ini juga mengoptimalkan proses pencadangan data melalui fitur Sync Sheet. Fitur tersebut digunakan untuk membantu melakukan sinkronisasi data secara lebih praktis sehingga informasi yang tersimpan dapat diperbarui dan dicadangkan secara berkala. Dengan demikian, pengelolaan data dapat dilakukan secara lebih efisien dan risiko kehilangan atau ketidaksesuaian data dapat diminimalkan.
Aspek keamanan data turut menjadi perhatian melalui pengaturan hak akses pengguna. Akses terhadap data disesuaikan dengan kebutuhan dan peran masing-masing pengguna sehingga pengelolaan informasi dapat dilakukan secara lebih terkontrol.
Kepala Desa Tenggak menyambut baik adanya sistem tersebut karena dinilai dapat membantu pemerintah desa dalam mengelola data secara lebih rapi dan mudah ditelusuri.
“Adanya sistem ini tentu membantu kami dalam menyimpan dan mengelola data. Harapannya, data yang sudah dikumpulkan selama KKN tidak hanya berhenti setelah program selesai, tetapi tetap bisa dimanfaatkan dan dilanjutkan oleh pemerintah desa,” ujar Kepala Desa Tenggak.
Melalui program tersebut, sistem pengarsipan dan pengelolaan data diharapkan tidak hanya dapat mendukung kebutuhan administrasi selama kegiatan KKN, tetapi juga dapat digunakan secara berkelanjutan oleh pemerintah desa. Sistem yang telah disusun menjadi salah satu bentuk transfer pengetahuan agar data program kerja tetap terdokumentasi dan dapat dimanfaatkan setelah masa KKN berakhir.
Dengan adanya sistem pengarsipan, sinkronisasi data, dan manajemen akses admin, pengelolaan data diharapkan menjadi lebih terstruktur, aman, mudah diakses, dan berkelanjutan, sehingga dapat mendukung kebutuhan administrasi serta pengelolaan informasi Desa Tenggak dalam jangka panjang.
- Mahasiswa KKN Undip Kembangkan Sistem Pengarsipan dan Manajemen Data di Website Desa Tenggak Sragen
- Mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Universitas Diponegoro
- Setuju





