Dari Desa untuk Dunia: KKN-T 136 Undip Kemas Potensi Desa Getas Lewat Video Profile
DESA GETAS, KECAMATAN SINGOROJO — Potensi Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, kini dikemas dalam sebuah video profil berjudul “Napas Sebuah Desa” yang digarap oleh Tim KKN-T 136 Universitas Diponegoro (Undip) periode 2026/2027. Program yang berlangsung pada 26 Juli hingga 9 Agustus 2026 ini menjadi langkah untuk memperkenalkan sekaligus mendokumentasikan potensi lokal dan aktivitas masyarakat yang turut menggerakkan roda kehidupan ekonomi di Desa Getas.
Desa Getas menyimpan beragam potensi lokal yang turut menopang kehidupan masyarakat, seperti kopi dan karet, serta produk olahan dan usaha warga berupa gula merah, tusuk sate, hingga peternakan kambing perah. Berbagai potensi tersebut menjadi bagian dari identitas Desa Getas, meski demikian, potensi tersebut masih membutuhkan media yang dapat memperkenalkan karakter dan keunggulan Desa Getas secara menarik dan mudah diakses oleh masyarakat luas. Melihat peluang tersebut, Tim 2 KKN-T 136 Undip menginisiasi pembuatan video profil desa sebagai sarana untuk memperkenalkan potensi sekaligus menggambarkan kehidupan nyata masyarakat Desa Getas. Kegiatan ini mendapat pendampingan dari tim Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang diketuai oleh Dr. Ir. Cahya Setya Utama, S.Pt., M.Si., IPM., bersama Dr. Ir. Marry Christyanto, M.P., IPM., Edi Prayitno, S.Pt., M.Si., Annisa Firdausi, S.P., M.P., dan Dr. Dinda Ayu Permata Sari, S.Pt., M.Si. Pembuatan video profil tersebut juga merupakan bagian dari program Desa BRILiaN, sebuah inisiatif kolaborasi antara Fakultas Peternakan dan Pertanian Undip dan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang ditujukan untuk mendorong desa binaan agar semakin mandiri, inovatif, dan memiliki daya saing.
Proses pembuatan video profil diawali dengan koordinasi antara mahasiswa KKN-T dan pemerintah Desa Getas untuk menggali berbagai potensi yang akan diangkat sekaligus dalam satu konsep video. Setelah konsep disepakati, tim KKN-T mulai melakukan pengambilan gambar dengan melibatkan pelaku usaha lokal, mulai dari pengelola kopi dan karet, produsen gula merah dan tusuk sate, hingga peternak kambing perah. Melalui keterlibatan pelaku usaha, dokumentasi dapat menampilkan aktivitas masyarakat secara lebih nyata. Perangkat desa juga turut membantu menghubungkan tim KKN-T dengan masyarakat selama proses pengambilan gambar. Seluruh materi yang telah terkumpul kemudian disusun dan disunting menjadi video profil yang menggambarkan potensi serta kehidupan Desa Getas secara utuh.
Dukungan terhadap program ini juga disampaikan oleh Kepala Desa Getas. Ia menilai video profil dapat menjadi media untuk memperkenalkan potensi sekaligus memperkuat identitas Desa Getas. “Kami berharap video ini bisa menjadi sarana untuk mengenalkan Desa Getas kepada masyarakat yang lebih luas. Potensi yang kami miliki, seperti kopi, karet, gula merah, tusuk sate, dan peternakan kambing perah, semoga dapat semakin dikenal melalui video ini,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan tersebut kemudian menghasilkan video profil Desa Getas yang menyajikan potret potensi dan aktivitas masyarakat Desa Getas, mulai dari komoditas lokal hingga usaha yang menjadi bagian dari kehidupan ekonomi warga. Tak hanya menjadi media pengenalan desa, video tersebut juga dimanfaatkan sebagai salah satu kelengkapan untuk mendukung keikutsertaan Desa Getas dalam program Desa BRILiaN.
Pelaksanaan program ini juga turut mendukung beberapa tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDG’s). Pengangkatan berbagai potensi serta aktivitas ekonomi masyarakat Desa Getas dalam video tersebut, sejalan dengan SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Upaya memperkenalkan potensi serta identitas lokal desa juga mendukung SDG 11 tentang Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan. Sementara itu, keterlibatan mahasiswa KKN-T, pemerintah desa, dan masyarakat dalam proses pembuatan video mencerminkan semangat SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi dalam mendukung kebutuhan publikasi dan pengembangan Desa Getas.
Tim KKN-T 136 Undip berharap video “Napas Sebuah Desa” dapat terus dimanfaatkan oleh Desa Getas sebagai media promosi dan publikasi, sekaligus memperkuat identitas desa kepada masyarakat luas.
Penulis : Nasywa Sadida Wirawan, M. Rizky Matlla Arsind, Benedicta Du’a Sika K., Levina Aqusara Hanafi dan Zaky Faizal Azizi
Dosen Pembimbing Lapangan : Dr. Ir. Cahya Setya Utama, S.Pt., M.Si., IPM. (Ketua), didampingi Dr. Ir. Marry Christyanto, M.P., IPM., Edi Prayitno, S.Pt., M.Si., Annisa Firdausi, S.P., M.P., dan Dr. Dinda Ayu Permata Sari, S.Pt., M.Si.
Lokasi/Periode KKN : Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, 2026/2027
- Nasywa Sadida Wirawan, M. Rizky Matlla Arsind, Benedicta Du’a Sika K., Levina Aqusara Hanafi, dan Zaky Faizal Azizi
- Mahasiswa/i KKN-T 136 Universitas Diponegoro
- Setuju






