Modernisasi Manajemen Persediaan: Upaya Gapoktan Desa Dawungan Tingkatkan Branding Pupuk Mikrobakteri
SRAGEN — Dalam upaya meningkatkan tata kelola dan memperkuat branding produk pertanian lokal, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Dawungan bersama mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pendampingan manajemen persediaan pupuk mikrobakteri. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (12/08/2026) tersebut bertempat di kediaman Ketua Gapoktan Desa Dawungan, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Bapak Dasno, dan dihadiri oleh lebih dari lima orang perwakilan Gapoktan.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya pencatatan persediaan yang terstruktur dalam mendukung pengelolaan dan pengembangan produk pupuk mikrobakteri. Manajemen persediaan menjadi salah satu aspek penting dalam pengelolaan produk karena dapat membantu memastikan ketersediaan stok serta memantau setiap barang yang masuk dan keluar.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Program Studi Akuntansi Perpajakan memberikan pendampingan mengenai sistem pencatatan persediaan yang sederhana dan mudah diterapkan. Sistem tersebut dirancang untuk membantu Gapoktan mencatat jumlah persediaan, barang masuk, barang keluar, serta mengetahui kondisi stok secara lebih terorganisir.
Ketua Gapoktan Desa Dawungan, Bapak Dasno, menyampaikan harapannya agar pupuk mikrobakteri yang dikembangkan dapat dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat secara lebih luas.
“Kami berharap pupuk mikroba ini dapat tersebar luas dan memberikan manfaat bagi lahan-lahan pertanian di luar desa kita. Oleh karena itu, penataan stok harus lebih serius,” ujar Bapak Dasno.
Selain membantu dalam pengelolaan stok, pencatatan persediaan yang lebih rapi diharapkan dapat mendukung profesionalitas pengelolaan produk. Ketersediaan data persediaan yang akurat juga dapat membantu Gapoktan dalam mengetahui jumlah produk yang tersedia dan menentukan kebutuhan produksi selanjutnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tim II UNDIP berupaya mengimplementasikan ilmu akuntansi secara langsung sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Penerapan manajemen persediaan yang sederhana namun terstruktur diharapkan dapat menjadi salah satu langkah dalam memperkuat branding serta mendukung pengembangan pupuk mikrobakteri sebagai produk unggulan Desa Dawungan.
- Isna Noviana Basuki
- Mahasiswa Akuntansi Perpajakan, Universitas Diponegoro
- Setuju







