Mahasiswa KKN Undip Perkuat Layanan Kesehatan Desa melalui Upgrading ILP di Desa Cemeng, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro turut berkontribusi dalam

meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat Desa Cemeng, Kecamatan

Sambungmacan, Kabupaten Sragen, melalui program upgrading Integrasi Layanan Primer

(ILP) pada 10 Agustus 2026. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggabungkan edukasi

kesehatan secara promotif dan preventif serta penguatan alur pelayanan ILP di tingkat desa.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung

pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa poin 3, yaitu Desa Sehat dan

Sejahtera.

Kegiatan diawali dengan edukasi mengenai pentingnya upaya promotif dan preventif dalam

menjaga kesehatan masyarakat. Masyarakat diberikan pemahaman bahwa menjaga kesehatan

tidak hanya dilakukan ketika seseorang telah mengalami sakit, tetapi juga melalui

pencegahan dan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Edukasi ini menjadi bagian penting

dalam mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih aktif menjaga kesehatan diri dan

keluarga.

Selain memberikan edukasi, mahasiswa KKN juga melakukan upgrading pada pelaksanaan

ILP yang terintegrasi dengan pelayanan Posyandu. Penguatan dilakukan dengan mengenalkan

kembali alur pelayanan agar kegiatan dapat berjalan lebih terstruktur, mulai dari kedatangan

dan pencatatan, pemeriksaan, pemberian pelayanan sesuai kebutuhan, hingga pencatatan hasil

pelayanan. Upgrading tersebut diharapkan dapat membantu kader memahami peran dan

tahapan pelayanan sehingga masyarakat memperoleh layanan kesehatan dasar yang lebih

tertib dan mudah diakses.Program ini memiliki keterkaitan erat dengan SDGs Desa poin 3 karena berfokus pada

peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan layanan kesehatan

primer. Pelayanan yang terintegrasi memungkinkan kebutuhan kesehatan masyarakat

ditangani secara lebih menyeluruh, sementara pendekatan promotif dan preventif membantu

meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencegah berbagai risiko kesehatan sejak dini.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN berperan sebagai edukator sekaligus fasilitator.

Mahasiswa tidak hanya menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat, tetapi juga

membantu memperkuat pemahaman kader mengenai pelaksanaan dan alur ILP. Keterlibatan

ini menjadi bentuk penerapan pengetahuan mahasiswa secara langsung sekaligus mendukung

kapasitas masyarakat dalam menjalankan pelayanan kesehatan di tingkat desa.

Melalui kegiatan upgrading ILP, mahasiswa KKN Undip berupaya mendorong agar

pelayanan kesehatan masyarakat tidak hanya berorientasi pada penanganan ketika sakit,

tetapi juga memperkuat pencegahan dan peningkatan kesehatan sejak dini. Keberlanjutan

program diharapkan dapat didukung oleh kader dan masyarakat sehingga manfaatnya tetap

dirasakan setelah kegiatan KKN berakhir. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata

kontribusi mahasiswa dalam mendukung SDGs Desa poin 3. Melalui edukasi

promotif-preventif dan penguatan pelayanan ILP, KKN Undip turut mendorong terbentuknya

masyarakat yang lebih sadar kesehatan serta pelayanan kesehatan primer desa yang lebih

terintegrasi, terstruktur, dan mudah diakses.

  • Liv Malvalena A
  • Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!