Pojok Baca Lebih Menarik, KKN Universitas Diponegoro Dukung Penguatan Budaya Literasi Masyarakat
Pojok Baca Lebih Menarik, KKN Universitas Diponegoro Dorong Peningkatan Minat Baca Masyarakat
KABUPATEN PEMALANG, 17 Agustus 2026 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro melaksanakan program kerja pembuatan media informasi dan identitas Pojok Baca di Desa Ampelgading, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang. Kegiatan ini dilaksanakan pada 8 Agustus 2026 sebagai bagian dari upaya mahasiswa dalam mendukung pengembangan sarana literasi di lingkungan desa.
Keberadaan pojok baca menjadi salah satu fasilitas yang dapat menunjang aktivitas membaca dan belajar masyarakat. Namun, keberadaan ruang tersebut perlu didukung dengan tampilan dan informasi yang dapat menarik perhatian pengunjung. Melalui program ini, mahasiswa KKN berupaya memberikan pembaruan pada tampilan pojok baca sekaligus memperjelas identitasnya agar lebih mudah dikenali oleh masyarakat.
Program diawali dengan melihat kondisi serta tata letak pojok baca yang telah tersedia. Mahasiswa kemudian menentukan konsep desain yang sesuai dengan karakteristik pengguna, terutama anak-anak. Setelah konsep ditentukan, mahasiswa membuat media identitas dan informasi yang kemudian ditempatkan pada bagian yang mudah terlihat oleh pengunjung.
Selain membuat identitas, mahasiswa turut menata beberapa bagian pojok baca agar tampil lebih terorganisir. Media informasi yang dipasang memuat informasi pendukung mengenai pojok baca sehingga pengunjung dapat mengetahui fungsi dan pemanfaatan ruang tersebut. Penataan dilakukan dengan mempertimbangkan kenyamanan serta kemudahan masyarakat dalam menggunakan fasilitas yang tersedia.
Salah satu mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro, Ahmad DZaky Pertika, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek visual. “Kami ingin membuat pojok baca lebih mudah dikenali dan memberikan informasi yang jelas kepada pengunjung. Dengan tampilan yang lebih terarah, kami berharap masyarakat dapat lebih tertarik untuk memanfaatkan fasilitas ini sebagai tempat membaca dan belajar,” ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan mendapat respons positif dari masyarakat. Beberapa anak yang berada di sekitar lokasi turut memperhatikan proses pemasangan media dan penataan pojok baca. Kehadiran identitas baru diharapkan dapat memberikan ciri khas bagi pojok baca sekaligus meningkatkan perhatian masyarakat terhadap keberadaan fasilitas literasi tersebut.
Kepala Desa Ampelgading, Bapak Suparto, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN. “Kami berterima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah membantu memperbarui tampilan pojok baca. Semoga fasilitas ini dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat dan menjadi salah satu sarana yang mendukung kegiatan membaca dan belajar anak-anak di desa,” ungkapnya.
Program kemudian diakhiri dengan pengecekan akhir media informasi dan identitas yang telah dipasang serta dokumentasi bersama. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro berharap keberadaan pojok baca dapat semakin dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat, serta dapat terus dikembangkan oleh pihak desa setelah pelaksanaan KKN berakhir.
Penulis: Ahmad Dzaky Pertika
Fotografer: Tsuraya Anggota KKN Tim II Universitas Diponegoro
Kontak Media:Instagram @swaka.ampelgading
- Ahmad Dzaky Pertika
- Mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis, Universitas Diponegoro
- Setuju





