Pengembangan Media Informasi Digital Pemerintah Desa Beji melalui Instagram
Batang, Jawa Tengah – Satrio Rafa Eka Guritno, mahasiswa Program Studi Informasi dan Humas, Fakultas Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro, melaksanakan program sosial kemasyarakatan berupa pengembangan media informasi digital Pemerintah Desa Beji melalui Instagram. Program ini bertujuan untuk mendukung optimalisasi penyampaian informasi Pemerintah Desa Beji kepada masyarakat melalui media digital yang menarik, informatif, dan mudah dipahami.
Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Beji, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, dengan fokus pada pengembangan Instagram sebagai salah satu media komunikasi dan publikasi pemerintah desa. Program tersebut dilakukan untuk membantu Pemerintah Desa Beji dalam menyampaikan berbagai informasi terkait desa secara lebih efektif serta meningkatkan pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi dengan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Satrio melakukan identifikasi kebutuhan informasi desa, pengumpulan data dan dokumentasi, serta perancangan template media publikasi. Informasi yang telah dikumpulkan kemudian dikembangkan menjadi berbagai konten digital yang berkaitan dengan profil desa, pelayanan pemerintah desa, dan potensi Desa Beji. Konten dirancang dengan memperhatikan aspek visual dan penyampaian informasi agar lebih menarik serta mudah dipahami oleh masyarakat.
Selain menghasilkan konten digital, program ini juga menghasilkan aset desain dan template media publikasi yang kemudian diserahkan kepada Pemerintah Desa Beji. Aset tersebut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk mendukung kegiatan komunikasi, publikasi, dan penyampaian informasi melalui Instagram.
Melalui program ini, diharapkan Pemerintah Desa Beji dapat mengoptimalkan penggunaan media sosial sebagai media informasi publik. Pengembangan media digital tersebut juga diharapkan mampu memperkuat identitas dan citra Desa Beji sekaligus mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi mengenai berbagai kegiatan, pelayanan, dan potensi yang dimiliki desa.
- Satrio Rafa Eka
- Mahasiswa Program Studi Informasi dan Humas, Universitas Diponegoro
- Setuju





