Dari Limbah Menjadi Energi, KKN TIM II UNDIP Kembangkan Briket Sekam Padi di Desa Kedungpilang
Boyolali – Sekam padi yang selama ini menjadi salah satu limbah pertanian di Desa Kedungpilang, Kecamatan Wonosamodro, Kabupaten Boyolali, diuji coba menjadi bahan bakar alternatif oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) TIM II Universitas Diponegoro. Uji coba tersebut berlangsung di salah satu rumah anggota PKK dengan melibatkan ibu-ibu PKK sebagai partisipan kegiatan.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperkenalkan briket dalam bentuk produk jadi, tetapi juga memperlihatkan proses pengolahannya secara langsung. Para partisipan turut melakukan uji coba pembuatan briket dengan didampingi mahasiswa, mulai dari pengolahan sekam bakar hingga proses pencetakan.
Setelah proses pembuatan dilakukan, mahasiswa kemudian menunjukkan penggunaan briket arang yang telah dihasilkan. Briket sekam padi dinyalakan untuk memperlihatkan bahwa limbah pertanian tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar. Demonstrasi ini menjadi bagian dari kegiatan untuk memberikan gambaran secara langsung mengenai fungsi dan potensi pemanfaatan briket kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program multidisiplin “Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Sekam Padi menjadi Briket Arang sebagai Energi Alternatif Bernilai Ekonomi di Desa Kedungpilang.” Program ini dikembangkan oleh sepuluh mahasiswa KKN dari berbagai bidang keilmuan dengan mengangkat potensi sekam padi yang tersedia di lingkungan Desa Kedungpilang.
Pemanfaatan sekam padi menjadi briket tidak hanya diperkenalkan dari sisi proses produksinya. Mahasiswa juga mengembangkan berbagai aspek pendukung agar produk dapat diarahkan menjadi usaha yang memiliki nilai ekonomi. Pendekatan tersebut mencakup teknologi produksi, keselamatan kerja, legalitas usaha, perhitungan biaya, desain produk, hingga pemasaran.
Rangkaian kegiatan tersebut menghasilkan beberapa luaran, antara lain produk briket berbahan sekam padi, alat cetak sederhana untuk briket berongga, modul pembuatan briket, modul K3, modul perhitungan HPP dan BEP, pendampingan legalitas usaha, desain label, serta media pemasaran digital.
Melalui kegiatan uji coba bersama masyarakat, pemanfaatan sekam padi diperkenalkan tidak hanya sebagai alternatif dalam menangani limbah pertanian, tetapi juga sebagai peluang untuk menghasilkan produk yang memiliki fungsi dan nilai tambah. Pengembangan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif pemanfaatan potensi pertanian yang dapat dilanjutkan oleh masyarakat Desa Kedungpilang.
- KKN UNDIP TIM II DESA KEDUNGPILANG
- KKN Reguler UNDIP TIM II Desa KEDUNGPILANG Kecamatan Wonosamodro Kabupaten Boyolali
- Setuju





