Wujudkan Desa Siaga Bencana, Mahasiswa KKN UNDIP Tim II Pasang Media Informasi Kebencanaan di Desa Sarimulyo

Koordinasi dan kolaborasi Mahasiswa KKN Tim II UNDIP bersama Pemerintah Desa Sarimulyo Terkait Program Multidisiplin "Desa Siaga Bencana"

BOYOLALI (15/08/2026)  –  Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro melaksanakan program multidisiplin berupa “Desa Siaga Bencana” di Desa Sarimulyo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali. Program ini diwujudkan melalui penyusunan dan pemasangan media informasi kebencanaan sebagai upaya mendukung kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana yang ada di wilayah desa.

Desa Sarimulyo memiliki potensi bencana yang perlu mendapat perhatian, khususnya bencana kekeringan dan tanah longsor. Berdasarkan kondisi tersebut, mahasiswa KKN UNDIP Tim II bersama pemerintah desa berupaya menghadirkan media informasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh panduan terkait kesiapsiagaan bencana secara berkelanjutan. Melalui pemasangan media informasi berupa poster, masyarakat diharapkan bisa lebih memahami potensi risiko yang ada, mengetahui langkah-langkah pencegahan serta mampu mengambil tindakan yang tepat sebelum, saat, dan setelah terjadi bencana.

Kegiatan diawali dengan observasi lapangan dan koordinasi bersama Pemerintah Desa Sarimulyo untuk mengidentifikasi kebutuhan informasi kebencanaan yang relevan bagi masyarakat. Selanjutnya, mahasiswa dari berbagai program studi menyusun materi dan desain poster sesuai bidang keilmuan masing-masing sehingga menghasilkan media informasi yang beragam dan informatif.

Selain itu juga dilakukan sosialisasi kepada siswa SDN 2 Sarimulyo terkait dengan cara pencegahan tanah longsor dengan demonstrasi penanaman bibit pohon di sekolah yang bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian terhadap pentingnya menjaga vegetasi sebagai bentuk mitigasi bencana sejak usia dini.

Setelah berkoordinasi dengan perangkat desa, sebanyak sembilan poster tematik dipasang di Balai Desa Sarimulyo sebagai pusat pelayanan dan informasi masyarakat. Poster-poster tersebut memuat berbagai informasi terkait kesiapsiagaan menghadapi kekeringan dan tanah longsor, tas siaga bencana, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan masyarakat dalam mengurangi risiko bencana.

Kepala Desa Sarimulyo menyambut baik program yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UNDIP Tim II. Menurutnya, potensi bencana kekeringan dan tanah longsor memang menjadi perhatian bagi masyarakat Desa Sarimulyo sehingga keberadaan media informasi kebencanaan dinilai dapat mendukung upaya kesiapsiagaan di tingkat desa.

“Kekeringan dan tanah longsor merupakan potensi bencana yang perlu diwaspadai di Desa Sarimulyo. Oleh karena itu, kami menyambut baik program dari mahasiswa KKN UNDIP ini karena dapat menambah media informasi yang bermanfaat bagi masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai kesiapsiagaan bencana secara lebih mudah,” ujarnya.

Program Desa Siaga Bencana ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan serta SDGs 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim. Melalui program ini, diharapkan Desa Sarimulyo semakin siap dan tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang.

  • KKN TIM II UNDIP 2026 DESA SARIMULYO
  • Mahasiswa KKN TIM II UNDIP 2026
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!