Mahasiswa KKN Undip Dampingi UMKM Cimpring Ujunggede Kembangkan Label Kemasan Berbasis QR Code

PEMALANG, 31 Juli 2026 – Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Ujunggede dari Universitas Diponegoro melaksanakan program kerja “Pembuatan dan Pendampingan Label Kemasan Produk Cimpring dengan Penambahan QR Code Berbasis Informasi Pangan dan Ketahanan Pangan” bersama pelaku UMKM cimpring di Desa Ujunggede, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas kemasan, daya tarik, serta nilai tambah produk pangan lokal yang dihasilkan oleh pelaku UMKM Desa Ujunggede.

Program kerja tersebut dilaksanakan berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan mahasiswa KKN dengan pelaku usaha cimpring di Desa Ujunggede. Berdasarkan hasil kegiatan tersebut, diketahui bahwa produk cimpring masih menggunakan kemasan plastik sederhana yang belum dilengkapi dengan informasi produk secara optimal. Kondisi tersebut menjadi salah satu peluang untuk meningkatkan nilai tambah produk melalui inovasi pada desain dan informasi kemasan.

Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Reguler Undip memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM dalam pembuatan label kemasan yang lebih informatif dan menarik. Label dirancang untuk memperjelas identitas produk sekaligus memberikan informasi yang dapat membantu konsumen mengenali produk cimpring secara lebih jelas. Pembaruan kemasan tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya tarik visual dan memperkuat identitas cimpring sebagai salah satu produk pangan lokal Desa Ujunggede.

Selain melakukan pembaruan pada label kemasan, mahasiswa KKN juga menambahkan QR Code sebagai media informasi digital yang dapat diakses secara praktis oleh konsumen. QR Code tersebut memuat informasi mengenai produk serta edukasi yang berkaitan dengan pertanian dan ketahanan pangan berbasis singkong sebagai salah satu potensi pangan lokal.

Dinah Ayu Hamidah, mahasiswa S-1 Program Studi Agroekoteknologi Universitas Diponegoro yang sedang melaksanakan KKN di Desa Ujunggede, turut terlibat dalam pelaksanaan program kerja tersebut. Keterlibatan tersebut mencakup proses pembuatan dan pembaruan label kemasan, penambahan QR Code, serta pendampingan kepada pelaku UMKM dalam memahami penggunaan label dan QR Code pada produk cimpring. Melalui keterlibatan secara langsung, inovasi kemasan tidak hanya diperkenalkan sebagai bentuk pembaruan tampilan produk, tetapi juga diharapkan dapat dipahami dan dimanfaatkan oleh pelaku UMKM sebagai bagian dari pengembangan produk secara berkelanjutan.

Pemanfaatan QR Code pada kemasan menjadi salah satu bentuk penerapan teknologi sederhana dalam mendukung pengembangan produk UMKM. Melalui QR Code, konsumen tidak hanya dapat memperoleh informasi mengenai produk cimpring, tetapi juga dapat mengenal lebih jauh potensi singkong sebagai bahan pangan lokal yang memiliki keterkaitan dengan sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Program kerja ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui upaya peningkatan kualitas dan nilai tambah produk UMKM lokal. Inovasi pada kemasan diharapkan dapat membantu pelaku usaha meningkatkan daya tarik produk, memperluas potensi pemasaran, serta mendukung perkembangan usaha dan perekonomian masyarakat Desa Ujunggede.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN turut memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM mengenai penggunaan label dan QR Code pada kemasan. Pendampingan dilakukan agar inovasi yang telah dibuat dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari pengembangan produk cimpring ke depannya.

Hasil dari kegiatan ini berupa label kemasan baru yang lebih informatif dan menarik serta QR Code yang dapat digunakan sebagai media informasi dan edukasi digital. Inovasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produk cimpring, memperkuat daya tarik kemasan, serta membantu memperkenalkan produk pangan lokal Desa Ujunggede kepada masyarakat secara lebih luas.

Kegiatan pendampingan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi KKN Reguler Universitas Diponegoro dalam mendukung pemberdayaan UMKM dan pengembangan potensi lokal. Melalui inovasi sederhana berupa pembaruan label dan integrasi QR Code, pelaku UMKM diharapkan dapat terus mengembangkan kualitas produk dan kemasannya secara berkelanjutan.

Dengan adanya program kerja tersebut, produk cimpring Desa Ujunggede tidak hanya memiliki kemasan yang lebih menarik, tetapi juga mampu menghadirkan informasi dan edukasi yang dapat diakses secara digital. Inovasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan daya saing produk UMKM sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Ujunggede.

Penulis : Dinah Ayu Hamidah

  • Dinah Ayu Hamidah
  • Dinah Ayu Hamidah Program Studi Agroekoteknologi, Universitas Diponegoro
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!