Ubah Botol Bekas Jadi Celengan Kreatif, Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro Ajak Siswa Siswi SDN Wonokerso 02 Berkreasi

Hasil karya celengan kreatif siswa siswi SDN Wonokerso 02 dari pemanfaatan botol bekas.

Desa Wonokerso, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen, [03/08/2026] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro, Keysha Safa Kamilla jurusan Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik melaksanakan program kerja pembuatan celengan dari barang bekas bersama siswa siswi SDN Wonokerso 02 di Desa Wonokerso, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen. Program ini bertujuan mengenalkan pemanfaatan barang bekas melalui kegiatan kreatif sekaligus menghasilkan produk yang memiliki nilai guna.

Program pembuatan celengan dirancang sebagai kegiatan praktik yang melibatkan siswa secara langsung. Barang bekas yang tersedia dimanfaatkan sebagai bahan dasar untuk menghasilkan celengan. Melalui kegiatan ini, siswa mendapatkan kesempatan untuk mengolah barang yang sudah tidak terpakai menjadi produk baru yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Mahasiswa KKN memberikan pendampingan selama proses pembuatan celengan, mulai dari penggunaan bahan hingga tahap penghiasan. Setiap siswa membuat celengan secara mandiri dan diberikan kebebasan untuk menentukan desain sesuai dengan kreativitas masing-masing. Pendampingan dilakukan untuk memberikan arahan teknis sekaligus membantu siswa ketika mengalami kesulitan selama proses pembuatan.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pembuatan produk, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan kembali barang bekas. Barang yang sebelumnya dianggap tidak terpakai dapat diolah menjadi benda yang memiliki fungsi. Melalui praktik tersebut, siswa diperkenalkan pada cara sederhana untuk melihat potensi dari barang-barang yang terdapat di lingkungan sekitar.

Tahap penghiasan menjadi bagian dari kegiatan yang memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas. Siswa dapat menentukan warna, bentuk dekorasi, dan tampilan celengan berdasarkan ide masing-masing. Dengan konsep tersebut, setiap siswa menghasilkan celengan dengan karakter dan desain yang berbeda.

Program ini menghasilkan celengan karya siswa sebagai output utama kegiatan. Setiap peserta memperoleh hasil karya yang dibuat secara mandiri dari bahan yang telah disiapkan. Celengan tersebut dapat digunakan setelah kegiatan selesai sehingga hasil program tidak hanya menjadi karya praktik, tetapi juga memiliki fungsi dalam kehidupan sehari-hari.

Mahasiswa pelaksana program kerja, Keysha, menyampaikan bahwa kegiatan pembuatan celengan dipilih sebagai media untuk mengenalkan pemanfaatan barang bekas melalui kegiatan yang mudah diterapkan. “Saya ingin memberikan pengalaman kepada siswa bahwa barang bekas seperti botol minuman dapat dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang berguna. Melalui kegiatan ini, siswa juga dapat mengembangkan kreativitasnya melalui hasil karya yang dibuat sendiri,” ujarnya.

Program pembuatan celengan juga menjadi bentuk kegiatan edukatif yang menggabungkan pemanfaatan barang bekas, kreativitas, dan keterampilan praktik. Siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga menghasilkan produk melalui proses yang dilakukan secara langsung.

Pemanfaatan barang bekas sebagai bahan dasar celengan diharapkan dapat memberikan perspektif baru kepada siswa mengenai penggunaan kembali barang yang masih dapat dimanfaatkan. Kebiasaan tersebut dapat diterapkan melalui berbagai kegiatan sederhana di lingkungan sekolah maupun rumah.

Program pembuatan celengan dari barang bekas menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam memberikan kegiatan kreatif dan aplikatif bagi siswa siswi di SDN Wonokerso 02. Melalui praktik pembuatan produk secara mandiri, siswa memperoleh pengalaman dalam memanfaatkan barang bekas sekaligus menghasilkan karya yang dapat digunakan.

  • Keysha Safa Kamilla
  • Mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis, Universitas Diponegoro
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!