Jaga Tubuh Lewat Kebiasaan Sederhana: Mahasiswa KKN-T IDBU 21 UNDIP Edukasi Kesehatan Warna Urine dan Air Putih di SMP Islam Bansari, Desa Campuranom
Temanggung, 28 Juli 2026 – Mahasiswa KKN-T IDBU 21 UNDIP 2026 menyelesaikan salah satu program kerja individu berupa penyusunan dan pemasangan Poster Edukasi Kesehatan mengenai Indikator Kesehatan melalui Warna Urine dan Pentingnya Mencukupi Kebutuhan Air Putih. Program yang dilaksanakan di SMP Islam Bansari, Desa Campuranom, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung, ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan tubuh melalui kebiasaan sederhana namun berdampak besar, yaitu kecukupan konsumsi air putih. Program ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat, termasuk pelajar, mengenai pentingnya menjaga hidrasi tubuh dalam aktivitas sehari-hari, padahal kebiasaan ini sangat berpengaruh terhadap kesehatan jangka panjang.
Poster edukasi kesehatan merupakan salah satu media informasi visual yang dapat membantu menyampaikan pesan kesehatan secara lebih jelas, ringkas, dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan, termasuk siswa SMP yang umumnya lebih tertarik pada informasi visual dibandingkan teks panjang. Selain menjelaskan hubungan antara warna urine dan kondisi kesehatan tubuh, poster ini juga memuat informasi mengenai kebutuhan cairan harian yang ideal serta dampak kurangnya konsumsi air putih terhadap tubuh. Ketersediaan informasi tersebut diharapkan dapat membantu siswa dalam mengenali kondisi tubuhnya sendiri secara mandiri serta membentuk kebiasaan hidup sehat sejak dini, tanpa harus menunggu munculnya gejala penyakit yang lebih serius.
Materi edukasi disampaikan melalui poster yang berisi indikator warna urine sebagai penanda tingkat hidrasi tubuh, mulai dari kondisi tubuh yang tercukupi cairan hingga kondisi yang menunjukkan tanda dehidrasi. Secara umum, warna urine yang jernih hingga kuning muda menandakan tubuh dalam kondisi terhidrasi dengan baik, sementara warna kuning pekat hingga kecokelatan dapat menjadi tanda bahwa tubuh kekurangan cairan dan perlu segera mengonsumsi air putih. Dalam kondisi tertentu, warna urine yang sangat gelap disertai gejala seperti pusing, lemas, atau mulut kering juga dapat menjadi indikasi awal dehidrasi yang perlu diwaspadai dan segera ditangani dengan meningkatkan asupan cairan.
Selain menjelaskan indikator warna urine, poster ini juga menekankan pentingnya membiasakan diri minum air putih secara cukup dan teratur dalam kegiatan sehari-hari. Air putih memiliki peran penting dalam menjaga fungsi tubuh, mulai dari membantu proses metabolisme, menjaga suhu tubuh tetap stabil, melancarkan proses pencernaan, hingga membantu kerja ginjal dalam menyaring zat sisa metabolisme agar tidak menumpuk di dalam tubuh. Kebiasaan minum air putih yang cukup juga dapat membantu menjaga konsentrasi dan energi, terutama bagi siswa yang aktif belajar dan beraktivitas fisik di sekolah, mengingat kekurangan cairan tubuh sekalipun dalam jumlah kecil dapat memengaruhi kemampuan fokus dan tingkat kelelahan seseorang.
Sasaran pada media poster
Usia remaja, khususnya siswa SMP, dipilih sebagai sasaran edukasi karena pada masa ini kebiasaan hidup sehat mulai terbentuk dan akan terus terbawa hingga dewasa. Pada rentang usia ini, siswa umumnya masih dalam tahap pembentukan pola hidup, sehingga edukasi yang diberikan sejak dini memiliki peluang lebih besar untuk membentuk kebiasaan positif yang bertahan dalam jangka panjang. Dengan memahami pentingnya menjaga hidrasi tubuh sejak dini, siswa diharapkan mampu menerapkan kebiasaan minum air putih yang cukup sebagai bagian dari gaya hidup sehat sehari-hari, sekaligus dapat menjadi agen penyebar informasi kesehatan bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.
Tujuan dan Harapan
Melalui program edukasi kesehatan ini, mahasiswa KKN-T IDBU 21 UNDIP berharap poster yang telah dipasang dapat menjadi pengingat visual yang mudah diakses oleh siswa maupun warga sekolah, sehingga kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh melalui kecukupan cairan dapat terus tumbuh dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Program ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi peningkatan kualitas hidup sehat masyarakat, khususnya generasi muda di Desa Campuranom, sebagai bagian dari kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pembangunan kesehatan di tingkat desa.
- Faqih Ahmad Fathir Arifin
- Faqih Ahmad Fathir Arifin Mahasiswa Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Universitas Diponegoro
- Setuju







