Perkuat Identitas Produk, Mahasiswa KKN Undip Dampingi “Beras Asli Delanggu Kamadjaya” dalam Pengembangan Logo dan Kemasan

Penyerahan kemasan beras siap pakai dan blueprint desain kemasan Beras Asli Delanggu "KAMADJAYA" oleh mahasiswa KKN-R Universitas Diponegoro kepada pemilik UMKM sebagai bentuk pendampingan penguatan branding produk lokal, Selasa (04/08/2026) (Sumber: Mega Jayanti/Mahasiswa KKR-R Undip Tim II)

Jateng.net, KlatenBeras Delanggu telah lama dikenal sebagai salah satu komoditas unggulan Kabupaten Klaten. Cita rasa yang pulen, aroma yang khas, serta kualitasnya menjadikan beras ini diminati masyarakat. Namun, di tengah persaingan produk beras kemasan yang semakin beragam, kualitas produk perlu didukung dengan identitas visual yang mampu menarik perhatian konsumen sekaligus memperkuat citra produk. 

Sehubungan dengan hal tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler (KKN-R) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan pendampingan kepada pemilik Beras Asli Delanggu “Kamadjaya” di Desa Karang, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Mega Jayanti, mahasiswi Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip, ini berfokus pada pembuatan logo dan desain kemasan sebagai upaya meningkatkan nilai tambah produk lokal. Program tersebut merupakan bagian dari tema program kerja multidisiplin 1 “Penguatan Ketahanan Pangan Berkelanjutan melalui Pemberdayaan Masyarakat, Keamanan Pangan, dan Peningkatan Nilai Tambah Produk Lokal”, sekaligus mendukung pencapaian SDGs poin 2 (Zero Hunger) melalui penguatan hasil pertanian lokal dan SDGs poin 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui peningkatan daya saing UMKM. 

Pendampingan diawali pada Selasa (28/07/2026) melalui diskusi dan wawancara bersama pemilik UMKM untuk mengidentifikasi kebutuhan usaha serta karakteristik produk. Informasi yang diperoleh menjadi dasar dalam merancang logo dan kemasan beras berukuran 5 kilogram yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memuat informasi penting bagi konsumen. Desain tersebut menampilkan logo “Kamadjaya” dengan ikon bulir padi, identitas pengelola Paguyuban Negeri Bumi Langit Wedatama, serta pilihan varietas beras seperti Rojolele, Mentik Wangi, dan C4

Sebagai tindak lanjut dari pendampingan, pada Selasa (04/08/2026) mahasiswa KKN Undip menyerahkan 100 lembar kemasan yang telah dicetak kepada pemilik UMKM. Selain itu, mahasiswa juga menyerahkan blueprint atau print-ready file sebagai berkas master desain sehingga pemilik usaha dapat mencetak ulang kemasan secara mandiri ketika persediaan habis. Penyerahan ini menjadi bentuk implementasi langsung agar hasil pendampingan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. 

Melalui kegiatan ini, Beras Asli Delanggu “Kamadjaya” kini memiliki identitas visual yang lebih mudah dikenali melalui logo dan kemasan baru yang dirancang sesuai dengan karakteristik produknya. Kehadiran kemasan yang lebih informatif diharapkan dapat membantu konsumen mengenali produk dengan lebih mudah sekaligus memberikan nilai tambah bagi beras lokal yang dipasarkan. Pendampingan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN Universitas Diponegoro dalam mendukung pengembangan UMKM berbasis potensi lokal, dengan harapan dapat membantu memperluas pemasaran dan meningkatkan nilai jual Beras Asli Delanggu “Kamadjaya”.

  • Mega Jayanti
  • Mahasiswa Program Studi Manajemen, Universitas Diponegoro
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!