Tingkatkan Kemandirian Kesehatan Warga, Tim KKN-T 140 Universitas Diponegoro Dampingi Ibu-Ibu PKK Tanam TOGA di Dusun Kliwonan, Desa Ngabean
JATENG.NET, Boja – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro Kelompok 140 telah melaksanakan salah satu program kerjanya di Desa Ngabean, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, pada Minggu, 19 Juli 2026 bertempat di Taman TOGA Dusun Kliwonan. Toga merupakan salah satu program dari sepuluh program pokok PKK, dalam praktiknya hal ini termasuk Pokja IV yang secara umum dikenal dengan nama Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Kegiatan ini berkaitan dengan bidang kesehatan dan lingkungan yang termasuk dalam pemberdayan keluarga melalui peningkatan kesehatan dengan penggunaan obat-obatan tradisional berupa jenis tanaman yang dapat dijadikan obat.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh KKN-T 140 Universitas Diponegoro periode Juli-Agustus 2026. Mahasiswa berupaya membantu dalam aktivitas penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Taman TOGA Kliwonan guna mendukung keberlanjutan lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar. Pelaksanaan kegiatan diutamakan di lingkungan Dusun Kliwonan dengan melibatkan ibu-ibu kader PKK, serta masyarakat setempat.
Kegiatan ini berfokus pada optimalisasi pemanfaatan lahan publik desa menjadi area produktif yang bernilai medis alami. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa KKN dan ibu-ibu PKK bergotong royong menata kawasan taman serta menanam berbagai jenis tanaman. Pada kegiatan ini, mahasiswa KKN-T 140 Universitas Diponegoro menyerahkan sekaligus menanam 13 ragam jenis tanaman obat yang kaya akan manfaat kesehatan. Jenis tanaman yang ditanam meliputi tanaman cabai, kumis kucing, lengkuas, jahe, kunir, sirih, dlingo, bengle, pandan, bunga telang, patah tulang, dan kapulaga.
Melalui kegiatan penanaman TOGA ini, mahasiswa KKN-T 140 berharap Taman TOGA di Lapangan Kliwonan dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman obat keluarga. Selain itu, kegiatan ini bertujuan mendorong masyarakat untuk membudidayakan tanaman herbal di lingkungan rumah, meningkatkan ketahanan pangan melalui tanaman yang bermanfaat, memperindah lingkungan desa, serta melestarikan pemanfaatan obat tradisional sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan secara mandiri.
Kegiatan penanaman TOGA ini juga merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Program ini berfokus pada SDG 2 (Tanpa Kelaparan) dengan menghadirkan tanaman herbal serta bumbu dapur yang mampu menunjang pemenuhan gizi harian keluarga secara mandiri dan ekonomis. Di saat yang bersamaan, kegiatan ini memperkuat SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pendekatan kesehatan preventif berbasis pemanfaatan bahan obat alami guna meningkatkan daya tahan tubuh warga. Keberhasilan aksi hijau ini juga menjadi cerminan nyata dari SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), tempat mahasiswa KKN-T, ibu-ibu PKK, dan perangkat Dusun Kliwonan menyatukan sinergi untuk membangun ruang publik yang produktif.
- Nabila Khoirunisa Azahra
- Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro
- nabilakhoirunisaazahra@gmail.com
- 081931714651
-
IMG_2689 - Setuju





