Lewat GEMPAR, Mahasiswa KKN-T 140 UNDIP Ajak Warga Ngabean Olah Sampah Organik Menjadi Kompos

Mahasiswa KKN-T 140 UNDIP berfoto bersama warga Dusun Ngabean usai kegiatan sosialisasi GEMPAR, Rabu (22/7/2026).

JATENG.NET, KENDAL — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 140 Universitas Diponegoro melaksanakan program GEMPAR (Gerakan Mengelola Sampah Organik) di Dusun Ngabean, Desa Ngabean, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal. Kegiatan ini dilakukan melalui sosialisasi langsung ke rumah-rumah warga yang berprofesi sebagai petani dan peternak dengan mengedukasi pemanfaatan limbah pertanian dan peternakan menjadi kompos, sekaligus membagikan brosur edukasi dan contoh hasil kompos kepada masyarakat.

Program GEMPAR dirancang sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah organik secara mandiri. Limbah pertanian seperti daun kering, jerami, dan sisa tanaman serta limbah peternakan berupa kotoran ternak memiliki potensi besar untuk diolah menjadi kompos yang bermanfaat sebagai pupuk organik. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperkenalkan cara sederhana mengolah limbah tersebut sehingga dapat mengurangi penumpukan sampah sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Selama pelaksanaan kegiatan, mahasiswa mendatangi rumah-rumah warga secara langsung untuk menyampaikan materi mengenai pentingnya pengelolaan sampah organik. Selain memberikan penjelasan, mahasiswa juga membagikan brosur yang berisi informasi mengenai manfaat kompos, bahan-bahan yang dapat digunakan, serta tahapan pembuatannya. Warga juga diperlihatkan contoh kompos yang telah dihasilkan sebagai gambaran hasil akhir dari proses pengolahan limbah organik.

Salah satu mahasiswa KKN-T 140 menjelaskan bahwa program ini disusun setelah melihat banyaknya limbah organik yang dihasilkan warga. “Kami ingin menunjukkan bahwa limbah pertanian dan peternakan tidak harus dibuang. Kalau diolah dengan benar, limbah tersebut bisa menjadi kompos yang bermanfaat untuk tanaman dan dapat mengurangi biaya pembelian pupuk,” ujarnya.

Program GEMPAR telah dipersiapkan sejak awal pelaksanaan KKN melalui observasi kondisi lingkungan dan identifikasi potensi limbah organik di Dusun Ngabean. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa sebagian besar warga berprofesi sebagai petani dan peternak sehingga menghasilkan limbah organik dalam jumlah cukup banyak yang masih belum dimanfaatkan secara optimal. Berdasarkan kondisi tersebut, mahasiswa menyusun materi sosialisasi serta menyiapkan brosur edukasi dan contoh kompos sebagai media pembelajaran.

Mahasiswa KKN-T 140 UNDIP memberikan sosialisasi GEMPAR (Gerakan Mengelola Sampah Organik) kepada warga Dusun Ngabean.

Warga terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Beberapa warga aktif bertanya mengenai bahan yang bisa digunakan, tahapan pembuatan kompos, serta cara penggunaan kompos untuk tanaman di pekarangan maupun lahan pertanian. Melalui diskusi yang berlangsung, terlihat bahwa masyarakat memiliki ketertarikan untuk mulai memanfaatkan limbah organik agar dapat menjadi sesuatu yang lebih berguna.

Melalui program GEMPAR, mahasiswa berharap masyarakat Dusun Ngabean dapat menerapkan pengelolaan sampah organik secara berkelanjutan. Pemanfaatan limbah pertanian dan peternakan menjadi kompos tidak hanya membantu mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga mendukung pertanian yang lebih ramah lingkungan serta mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Dengan demikian, manfaat program ini diharapkan tetap dirasakan oleh masyarakat meskipun masa pengabdian mahasiswa KKN telah berakhir.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pengelolaan limbah organik yang berkelanjutan, SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui pengurangan sampah organik yang berpotensi menghasilkan emisi gas rumah kaca, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) yang diwujudkan melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN-T 140 Universitas Diponegoro dengan masyarakat Dusun Ngabean dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Penulis: Isavril Tsania Najwa
Mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

  • Isavril Tsania Najwa
  • Mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
  • tsanianjw@gmail.com
  • 0895391467894
  • Bukti Pembayaran Isavril Tsania Najwa
    Bukti Pembayaran Isavril Tsania Najwa
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!