Mahasiswa KKN UNISVET Optimalisasi Taman TOGA, Tingkatkan Kesadaran dan Kesehatan Masyarakat RT 0...

Mahasiswa KKN UNISVET Optimalisasi Taman TOGA, Tingkatkan Kesadaran dan Kesehatan Masyarakat RT 05 RW 02 Kelurahan Kedungpane

Ukuran Teks:

JATENG.NET, KedungpaneMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semarang 06 melaksanakan program kerja ini sebagai bagian dari tema besar “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Circular Economy untuk Mendukung SDGs dan Mewujudkan Kampus Berdampak” pada Senin, 9 Februari 2026.  Program ini dilaksanakan sebagai upaya menghidupkan kembali fungsi Taman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) agar tidak hanya menjadi ruang hijau, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan peningkatan kesehatan masyarakat.

Salah satu kegiatan utama yang dilakukan adalah pembuatan papan nama tanaman TOGA. Setiap tanaman diberi label yang memuat nama tanaman serta manfaatnya bagi kesehatan. Papan nama ini bertujuan untuk membantu warga mengenali jenis dan khasiat tanaman obat yang ada di taman. Dengan adanya papan informasi tersebut, Taman TOGA kini berfungsi sebagai media pembelajaran sederhana bagi anak-anak maupun orang dewasa. Warga dapat memahami manfaat jahe untuk menghangatkan tubuh, kunyit untuk menjaga daya tahan, lengkuas sebagai bahan herbal, hingga tanaman lainnya yang berkhasiat.

Mahasiswa KKN bersama warga RT 05 RW 02 juga melakukan penataan ulang dan perapian tanaman obat secara gotong royong. Tanaman yang sebelumnya kurang tertata dirapikan kembali agar lebih terorganisir dan mudah dirawat. Kegiatan ini memperkuat nilai kebersamaan sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab warga dalam menjaga fasilitas bersama. Selain memperindah taman, penataan ulang ini juga memudahkan proses perawatan dan pemanenan tanaman oleh warga.

Sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan keluarga, mahasiswa KKN memberikan bibit cabai, terong, jahe, lengkuas, dan kunyit kepada warga. Tanaman tersebut dipilih karena memiliki manfaat ganda, yakni sebagai bahan konsumsi sehari-hari dan sebagai tanaman herbal untuk kesehatan.

Langkah ini juga sejalan dengan konsep circular economy, di mana masyarakat didorong untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah secara produktif serta mengelola limbah organik sebagai pupuk kompos untuk tanaman.

Program Optimalisasi Taman TOGA ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya: SDGs 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDGs 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, dan SDGs 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN tidak hanya melakukan perbaikan fisik taman, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan berbasis tanaman herbal dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Ketua RT 05 RW 02 menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan program tersebut. “Taman TOGA sekarang lebih tertata dan informatif. Warga jadi lebih semangat untuk merawat dan memanfaatkannya,” ujarnya.

Dengan terlaksananya program ini, diharapkan Taman TOGA dapat terus dirawat dan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat sebagai sumber kesehatan, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi keluarga.

Penulis: Kelompok Semarang 06 KKN X Unisvet

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan