Mahasiswa KKN UNS 15 Dibal Gelar Program Ecoprint untuk Perkuat Pendidikan Karakter Anak Sekolah ...

Mahasiswa KKN UNS 15 Dibal Gelar Program Ecoprint untuk Perkuat Pendidikan Karakter Anak Sekolah Dasar

Ukuran Teks:

JATENG.NET, Boyolali – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Kelompok 15 Desa Dibal melaksanakan program kerja Penguatan Pendidikan Karakter Anak Sekolah Dasar melalui Pembuatan Ecoprint dengan Pendekatan Kolaborasi Berkelanjutan di Desa Dibal sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung pendidikan berbasis lingkungan.

Ecoprint merupakan teknik pewarnaan dan pencetakan motif pada kain yang memanfaatkan pigmen alami dari daun, bunga, batang, atau bagian tumbuhan lainnya. Teknik ini dilakukan dengan memindahkan warna dan bentuk alami tumbuhan ke permukaan kain melalui proses penekanan atau pemukulan. Selain ramah lingkungan, ecoprint juga menjadi media pembelajaran yang menanamkan nilai kreativitas, ketelitian, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Pada awal kegiatan, ketua pelaksana Syabrina Failashulfa Azzahra memberikan penjelasan singkat mengenai pengertian dan manfaat ecoprint serta jenis daun yang dapat digunakan. Selanjutnya, siswa dikenalkan pada alat dan bahan yang digunakan, seperti totebag, daun, plastik, palu, dan larutan air tawas, kemudian kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan ecoprint.

Proses pembuatan ecoprint dimulai dengan memasukkan plastik ke dalam totebag agar warna tidak tembus, lalu menyusun daun di atas kain sesuai pola dan menutupnya kembali dengan plastik. Daun kemudian dipukul perlahan menggunakan palu hingga pigmen alami keluar dan membentuk motif. Setelah itu, totebag diangin-anginkan selama kurang lebih tiga hari, direndam dalam larutan air tawas untuk mengunci warna, dan dijemur hingga kering sebelum digunakan.

Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan pembuatan ecoprint ini tidak hanya bertujuan menghasilkan karya, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter kepada siswa. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna serta mendorong siswa untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

Kepala SD N 2 Dibal, Ibu Iswati Sri Margiyati, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. “Terima kasih ya, Mas dan Mbak KKN, anak-anak sudah diajari pembuatan ecoprint. Sebelumnya kegiatan ini hanya sebatas teori, sehingga program ini menjadi pengalaman baru yang sangat bermanfaat bagi siswa,” ujarnya.

Antusiasme siswa juga dirasakan oleh mahasiswa KKN. Noviana Arrgi Widya Hapsari selaku anggota KKN UNS 15 Dibal, mengungkapkan bahwa siswa sangat bersemangat mengikuti kegiatan. “Adik-adiknya semangat banget ngikutin kegiatan hari ini, saking semangatnya mukul daun sampai palunya lepas,” tuturnya.

Penguatan pendidikan karakter menjadi fokus utama dalam kegiatan ini. Melalui keterlibatan aktif siswa dalam setiap tahapan pembuatan ecoprint, nilai-nilai karakter seperti kepedulian terhadap lingkungan, kreativitas, ketelitian, tanggung jawab, dan kerja sama dapat ditanamkan secara nyata.

Kegiatan ecoprint di SD N 2 Dibal dilaksanakan dengan pendekatan kolaborasi berkelanjutan yang melibatkan siswa, guru, mahasiswa KKN UNS 15 Dibal, serta pihak sekolah. Pendekatan ini bertujuan menciptakan sinergi dan memastikan kegiatan dapat dikembangkan sebagai bagian dari pembelajaran berbasis lingkungan yang berkelanjutan.

Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan sikap positif siswa SD N 2 Dibal terhadap nilai-nilai karakter. Selain menghasilkan karya ecoprint, kegiatan ini juga memberikan dampak jangka panjang berupa penguatan pendidikan karakter dan peningkatan kesadaran lingkungan di lingkungan sekolah Desa Dibal.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan