KKN Tematik Tim 11 UNDIP Gelar Sosialisasi Inovasi Pangan Bahari bersama Kelompok PKK Desa Turunrejo
KENDAL – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 11 Universitas Diponegoro (Undip) Tahun 2026 sukses menggelar kegiatan pengembangan potensi dan inovasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Turunrejo, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Sabtu (24/1/2026).
Acara yang berjudul “Sosialisasi dan Praktik Pengembangan UMKM Kelompok Perempuan Desa Turunrejo“ digelar di Balai Desa Turunrejo dengan menyasar Kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang berasal dari Dusun Turunsih, Persilan, Sijaro, dan Ngemplak. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program multidisiplin KKN-T 11 Undip yang bertujuan untuk meningkatkan diversifikasi produk perikanan melalui pemberdayaan dan peningkatan kapasitas ekonomi kelompok perempuan.
Desa Turunrejo dikenal memiliki potensi bahari melalui budidaya tambak ikan, khususnya ikan nila salin. Namun, terdapat sejumlah kendala yang dihadapi masyarakat seperti distribusi hasil perikanan yang belum memadai, minimnya visibilitas usaha, hingga belum adanya jaringan media sosial untuk memasarkan produk ke tingkat yang lebih luas.
Melalui sosialisasi dan praktik yang dilakukan, Tim KKN-T 11 Undip memberikan inovasi tepat guna kepada masyarakatdengan tujuan untuk meningkatkan variasi pengolahan produk berbahan dasar ikan nila salin guna memaksimalkan potensi hasil perikanan di Desa Turunrejo melalui luaran produk unggulan berkualitas yang mendorong roda perekonomian desa.
Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan PKK dan Kelompok Usaha Bersama (KUB) dari keempat dusun meliputi pemaparan tentang pemilahan ikan sebagai bahan baku produk, pemanfaatan limbah ikan, pengemasan produk agar awet dan tahan lama, hingga pada praktik inti pembuatan inovasi pangan abon, dimsum, amplang, dan nugget berbahan dasar daging ikan nila.
Selain itu, mahasiswa turut memberikan pendampingan terkait operasionalisasi UMKM yang berada di Desa Turunrejo dengan sosialisasi mengenai digital branding, pengurusan status kelayakan produk, informasi nilai gizi, sistem keuangan bagi pelaku usaha, dan pentingnya memanfaatkan teknologi terkini agar usaha yang dijalankan masyarakat dapat dikenali lebih luas.
Para peserta tidak hanya terlibat langsung dalam pembuatan inovasi pangan dengan bahan dasar daging ikan yang mudah ditemui di Desa Turunrejo, namun juga dapat melihat pengaplikasian usulan pendukung kegiatan UMKM yang digagas oleh mahasiswa. Sebagai luaran program kerja yang diusung, Tim KKN-T 11 Undip memberikan bantuan berupa buku saku panduan dan peta lokasi UMKM yang diterima oleh Ibu Ulil selaku Ketua PKK.
Perwakilan Kelompok PKK mengaku senang dengan acara yang diselenggarakan. “Praktik inovasi resep ini bagus karena menambah diversifikasi olahan pangan dan memberikan pengetahuan baru bagi kami. Saya berharap contoh-contoh panganan yang dihasilkan melalui sosialisasi ini dapat menjadi produk andalan Desa Turunrejo,” ujarnya.
Salah satu peserta pun turut menimpali tentang manfaat yang didapatnya dari pelatihan tersebut. “Saya berharap usulan yang disampaikan oleh adik-adik mahasiswa di sini dapat dikembangkan menjadi sesuatu yang berkelanjutan bagi kami di Desa Turunrejo” tambahnya.
Bersama dengan mahasiswa, kegiatan sosialisasi dan praktik juga didampingi oleh jajaran Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-T Tim 11 Undip yang diketuai oleh Kukuh Prakoso, S.Pi., M.Si dan didampingi Muhammad Hauzan Arifin, S.Pi., M.Si dan Diani Estining Tyas, S.Pi, M.Pi yang seluruhnya merupakan dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Diponegoro.
Kegiatan KKN-T Tim 11 Undip bersama Kelompok PKK Desa Turunrejo menjadi contoh nyata sinergi dinamis antara dunia akademik yang berkontribusi langsung kepada masyarakat.






