Kreatif! Mahasiswa KKN UNDIP Adakan Edukasi Pemanfaatan Jerami sebagai Pakan & Filter Alami ...

Kreatif! Mahasiswa KKN UNDIP Adakan Edukasi Pemanfaatan Jerami sebagai Pakan & Filter Alami bagi Ikan & Air Kolam

Ukuran Teks:

Kreatif! Mahasiswa KKN UNDIP Adakan Edukasi Pemanfaatan Jerami sebagai Pakan & Filter Alami bagi Ikan & Air Kolam

JATENG.NET, KARANGANYAR — Muhammad Hafizh Izdihar Ari, salah satu mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Semarang yang menggeluti program studi Akuakultur telah menyelesaikan program keilmuan (monodisiplin) berupa sosialisasi terkait edukasi pemanfaatan jerami sebagai pakan alami untuk ikan di Desa Gebyog, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar pada Rabu (07/08/24).

Banyak orang tentu sudah tidak asing lagi dengan limbah hasil panen padi berupa tangkai atau batang yang telah mengering setelah biji-bijinya dipisahkan, yaitu jerami. Jerami padi merupakan sumber pakan ternak ruminansia yang melimpah dan murah, tetapi rendah protein serta sulit dicerna karena tingginya silika dan lignin. 

Meskipun nilai nutrisinya dapat ditingkatkan melalui fermentasi, metode ini belum cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dasar ternak dan tidak bisa dijadikan pakan tunggal tanpa tambahan pakan lain.

Oleh karena itu, pemanfaatan jerami sebagai pakan dan filter alami untuk ikan dan air kolam dapat menjadi metode alternatif bagi pembudidaya ikan agar dapat meningkatkan kualitas produksi dan menekan biaya pengeluaran produksi, terutama pakan.

Sosialisasi ini melibatkan pembudidaya lokal yang memiliki kolam dengan dasar kolam berupa tanah, karena dalam penerapannya memerlukan dasar kolam tanah agar fermentasi jerami dapat dilakukan. Kegiatan yang dilakukan selama sosialisasi berupa edukasi terkait manfaat jerami untuk pakan dan filter alami bagi ikan dan air kolam serta metode penerapannya. 

Program monodisiplin ini menghasilkan output atau luaran program berupa leaflet. Leaflet kemudian diserahkan kepada 3 pembudidaya lokal di Desa Gebyog setelah sosialisasi program.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan dapat menjadi manfaat bagi pembudidaya lokal untuk meningkatkan kualitas dan mempertahankan kuantitas produksi budidayanya.

Penulis : Muhammad Hafizh Izdihar A., Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, TIM II KKN UNDIP 2023/2024
Editor : Nur Ardi

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan