JATENG.NET, BATANG – Upaya yang dilakukan untuk mendukung sanitasi lingkungan peternakan yang berkelanjutan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT – IDBU) UNDIP dari Tim 50 Kelompok 4 melaksanakan pelatihan pembuatan bioinsektisida alami berbahan sereh yang diberi nama “INSERA” (Bio-Insektisida Sereh Alami) kepada warga RT 1 – 4 Dusun Sibelis, Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang.
Program ini digagas oleh Rahma Yunita Susmiarti, mahasiswa Prodi Kimia, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro. Ia menjelaskan bahwa INSERA hadir sebagai solusi sederhana dan ramah lingkungan untuk mengurangi penggunaan insektisida kimia pada kandang ternak.
“Saya melihat di pekarangan warga Dusun Sibelis banyak ditanami oleh sereh yang mana sereh mengandung senyawa sitronelal dan geraniol yang terbukti efektif sebagai repelent alami pengusir serangga dan tidak membahayakan manusia maupun ternak. Hal itulah yang melatarbelakangi saya mengadakan pelatihan ini,” jelas Rahma saat sesi pelatihan, Jum’at (11/7/2025).

Pelatihan berlangsung partisipatif dan interaktif. Warga yang hadir tidak hanya mendapat edukasi seputar bahaya insektisida kimia, tetapi juga diajak secara langsung mempraktikkan proses pembuatan INSERA. Mulai dari mencampur ekstrak sereh yang telah direbus dengan alkohol 95% kemudian diberi sedikit sabun cuci piring hingga dikemas dalam botol.
Salah satu warga, Ibu Rohmah (60), menyampaikan antusiasmenya, “Biasanya kami pakai pestisida kimia yang beli di toko. Kalau bisa bikin sendiri dari sereh, ini lebih aman dan hemat.”
Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian Mahasiswa UNDIP yang mengusung pendekatan ilmiah untuk pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Harapannya, penggunaan bioinsektisida alami seperti INSERA dapat menjadi alternatif berkelanjutan dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan kandang warga.
