Ubah Limbah Jadi Produk Bermanfaat, Mahasiswa Undip Sulap Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Eucalyptus

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T)  Universitas Diponegoro (Undip) Tim 08 Kelompok 02 melaksanakan program kerja berupa pelatihan pembuatan lilin aromaterapi eucalyptus berbahan dasar minyak jelantah. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada Sabtu (18/01/2026) di RW 04, Kelurahan Ngemplak Simongan, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang.

Program ini dirancang berdasarkan hasil analisis permasalahan lingkungan di wilayah setempat, khususnya terkait pengelolaan limbah rumah tangga berupa minyak jelantah. Selama ini, sebagian warga memilih untuk menjual minyak jelantah atau membuangnya secara langsung. Padahal, pembuangan minyak jelantah ke saluran air berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dan mengganggu sistem drainase. Melalui pengolahan sederhana, minyak jelantah sejatinya dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk yang memiliki nilai guna.

Pelatihan ini diikuti oleh 14 warga yang menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang kegiatan. Tujuan utama pelaksanaan program adalah untuk memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi produk yang lebih bermanfaat dan bernilai. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh mahasiswa KKN, kemudian dilanjutkan dengan sesi demonstrasi pembuatan lilin aromaterapi, mulai dari proses penyaringan minyak, pencampuran bahan, pemanasan, penuangan ke dalam wadah, hingga tahap pendinginan. 

Dari Limbah Menjadi Produk Bernilai

Adapun bahan yang digunakan dalam pembuatan lilin aromaterapi eucalyptus meliputi minyak jelantah yang telah disaring, arang, stearic acid, essential oil eucalyptus, serta pewarna untuk meningkatkan nilai estetika produk. Selama kegiatan berlangsung, para peserta aktif mengikuti sosialisasi dan demonstrasi yang disampaikan. Sejumlah warga juga mengajukan pertanyaan terkait estimasi biaya produksi untuk rencana penjualan, serta manfaat penggunaan aromaterapi eucalyptus bagi kesehatan dan kenyamanan.

Program yang diinisiasi oleh mahasiswa Universitas Diponegoro ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya dalam upaya pengurangan limbah rumah tangga dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, mampu memanfaatkan minyak jelantah yang dihasilkan dari aktivitas sehari-hari menjadi produk bernilai guna seperti lilin aromaterapi, sekaligus mendorong peningkatan perekonomian keluarga. Selain itu, program ini memiliki potensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan melalui pembentukan dan penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis pemanfaatan limbah, sehingga dapat menciptakan nilai tambah ekonomi, memperluas peluang usaha masyarakat, serta mendukung penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal.

Penulis: Ghaitsa Ahsanty Alfurina, Fakultas Kesehatan Masyarakat

Lokasi: Kel. Ngemplak Simongan, Kec. Semarang Barat, Kota Semarang