Mahasiswa KKN Undip Gelar Edukasi Sistem Penyimpanan dan Klasifikasi Produk di Desa Gemuh

Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro, Efan, berfoto bersama ibu rumah tangga dan pelaku UMKM usai kegiatan sosialisasi sistem penyimpanan produk di Aula Balai Desa Gemuh, Batang, Rabu (28/1/2026).

JATENG.NET, BatangMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro menggelar kegiatan sosialisasi mengenai sistem penyimpanan dan klasifikasi produk yang baik dan benar kepada ibu rumah tangga dan pelaku UMKM di Aula Balai Desa Gemuh, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang, Rabu (28/1/2026).

Sosialisasi ini disampaikan secara langsung oleh Efan yang merupakan mahasiswa KKN Undip di Desa Gemuh melalui pemaparan materi menggunakan media presentasi sederhana. Materi yang diberikan mencakup cara mengelompokkan produk berdasarkan jenisnya, penyesuaian kondisi penyimpanan, serta contoh penerapan penyimpanan yang dapat dilakukan di tingkat rumah tangga maupun usaha kecil.

Efan menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman praktis kepada masyarakat.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin membantu masyarakat agar lebih memahami pentingnya penyimpanan produk yang tepat. Dengan pengelompokan dan penyimpanan yang baik, kualitas produk dapat lebih terjaga dan risiko kerusakan bisa diminimalkan,” ujarnya.

Selain penyampaian materi, Efan juga membagikan modul sebagai panduan tertulis bagi masyarakat. Modul tersebut diharapkan dapat membantu warga dalam menerapkan sistem penyimpanan produk secara lebih tertata dan berkelanjutan setelah kegiatan sosialisasi selesai.

Desa Gemuh, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang memiliki berbagai potensi usaha yang dijalankan oleh masyarakat, mulai dari pengelolaan susu perah hingga produk olahan rumah tangga dan UMKM. Aktivitas tersebut menjadi bagian penting dalam menunjang perekonomian desa dan kebutuhan sehari-hari warga.

Namun, pengelolaan penyimpanan produk yang dilakukan masih secara sederhana. Sebagian besar masyarakat menyimpan produk berdasarkan kebiasaan harian tanpa adanya pengelompokan yang jelas sesuai dengan jenis dan karakteristik produk. Kondisi ini berisiko menurunkan mutu produk, terutama pada produk pangan, apabila penyimpanannya tidak dilakukan dengan tepat.

Melalui kegiatan ini, Efan berharap masyarakat Desa Gemuh dapat semakin memahami pentingnya pengelolaan penyimpanan produk secara tepat. Dengan sistem penyimpanan yang lebih tertata, kualitas produk diharapkan tetap terjaga, risiko kerusakan dapat diminimalkan, dan kegiatan usaha masyarakat dapat berjalan dengan lebih baik.