Mahasiswa KKN Undip Dampingi Baso Aci Mak Iti Desa Kalisalak Batang Perkuat Branding Digital
KALISALAK, BATANG – Mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro 2026, Nadya Nur Jasmin dari Program Studi Informasi dan Humas, Sekolah Vokasi melaksanakan program kerja “Pengembangan Konten Media Sosial sebagai Upaya Penguatan Branding UMKM Desa Kalisalak” bersama Baso Aci Mak Iti di Desa Kalisalak, Kabupaten Batang (4/8/2026). Kegiatan ini dilakukan melalui penyusunan kalender konten dan produksi konten media sosial untuk membantu meningkatkan daya tarik serta memperkuat branding UMKM.
Program pendampingan ini dilatarbelakangi oleh potensi Baso Aci Mak Iti sebagai salah satu UMKM kuliner di Desa Kalisalak yang telah memiliki media sosial dan beragam pilihan produk. Melalui pemanfaatan media sosial yang lebih terarah, mahasiswa KKN berupaya membantu UMKM dalam memperkenalkan produk kepada masyarakat secara lebih menarik dan konsisten.
Sebagai bagian dari program, Nadya menyusun kalender konten yang menjadi acuan dalam proses produksi dan publikasi. Konten yang dirancang terdiri atas dua video, satu feed, dan satu carousel. Pembagian konten tersebut dibuat untuk menampilkan berbagai sisi Baso Aci Mak Iti, mulai dari pengenalan usaha, produk, hingga cerita di balik usaha.
Salah satu konten yang diproduksi mengangkat tema “Hidden Gem Kuliner di Desa Kalisalak” dengan menampilkan dua talent yang mengeksplorasi Desa Kalisalak hingga menemukan Baso Aci Mak Iti. Konten lainnya berupa wawancara bersama pemilik usaha yang membahas perjalanan Baso Aci Mak Iti, tantangan dalam menjalankan usaha, serta harapan pemilik terhadap perkembangan usahanya.
Selain video, Nadya juga membuat konten feed mengenai Menu Best Seller dan “3 Alasan Kenapa Harus Coba Baso Aci Mak Iti”. Seluruh konten dirancang untuk memberikan informasi mengenai produk sekaligus membangun ketertarikan audiens terhadap UMKM lokal.
Dalam wawancara, pemilik Baso Aci Mak Iti menyampaikan harapannya agar usaha yang dijalankan dapat terus berkembang. “Harapannya semoga usaha ini semakin berkembang dan semakin besar,” ujar pemilik Baso Aci Mak Iti.
Proses pelaksanaan program dilakukan melalui observasi UMKM, diskusi dengan pemilik, penyusunan kalender konten, pengambilan foto dan video, hingga penyuntingan dan publikasi. Mahasiswa juga melibatkan pemilik UMKM dalam proses produksi agar informasi yang disampaikan sesuai dengan karakter dan kondisi usaha.
Melalui pendampingan tersebut, mahasiswa KKN berharap Baso Aci Mak Iti dapat terus memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi secara konsisten. Kalender konten yang telah disusun juga diharapkan dapat menjadi panduan bagi pemilik dalam mengembangkan publikasi digital secara mandiri setelah kegiatan KKN berakhir.
- Nadya Nur Jasmin
- Mahasiswa Program Studi Informasi dan Humas, Universitas Diponegoro
- Setuju





