Mahasiswa KKN-T UPGRIS Kelompok 15 Kenalkan Coding dan Mendorong Literasi Digital Sejak Dini di SDN Candirejo

Mahasiswa KKN-T UPGRIS berfoto bersama siswa-siswi SDN Candirejo 01 setelah mengadakan kegiatan pembelajaran coding. Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital anak-anak sekolah dasar.

JATENG.NET, SEMARANGMahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) yang tergabung dalam divisi Pendidikan dan Literasi Digital menyelenggarakan kegiatan pembelajaran coding untuk peserta didik sekolah dasar. Kegiatan ini dilaksanakan pada 9 – 10 September 2025 di SDN Candirejo 1 dan SDN Candirejo 2, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.

Program pembelajaran coding ini ditujukan untuk peserta didik kelas 5 sebagai upaya memperkenalkan dasar-dasar pemrograman komputer melalui platform interaktif Code.org. Dengan metode yang menyenangkan, peserta didik diajak memahami logika pemrograman serta melatih keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah dalam sebuah permainan.

Siswa-siswi SDN Candirejo 02, Ungaran, berfoto bersama mahasiswa KKN-T UPGRIS. Acara ini merupakan bagian dari program KKN yang memperkenalkan dasar-dasar pemrograman melalui platform interaktif untuk melatih logika berpikir siswa.

Koordinator divisi Pendidikan dan Literasi Digital KKN-T UPGRIS menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program kerja unggulan yang berfokus pada peningkatan literasi digital generasi muda. “Melalui pembelajaran coding, kami berharap anak-anak SD dapat mengenal teknologi sejak dini dan mampu memanfaatkannya secara positif,” ungkapnya.

Peserta didik terlihat antusias mengikuti kegiatan, terutama saat mencoba menyelesaikan tantangan coding sederhana di platfrom Code.org. Guru kelas dari kedua sekolah juga memberikan apresiasi karena kegiatan ini sejalan dengan kebutuhan pengembangan keterampilan abad 21.

Dengan adanya kegiatan ini, KKN-T UPGRIS berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam memajukan pendidikan digital di lingkungan sekolah dasar, sekaligus mendorong semangat belajar peserta didik untuk menghadapi tantangan di era teknologi.