Mahasiswa KKN-T UNDIP Hidupkan Budaya Bahari Lewat Tembang untuk Tari Kesemsem
JATENG.NET, REMBANG – Mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) melalui Program Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Kemdiktisaintek 2025 melaksanakan inovasi seni dan budaya di Desa Punjulharjo, Kabupaten Rembang. Salah satu karya yang berhasil diwujudkan adalah ”Tembang Segara: Lirik Tembang Bahari dan Budaya untuk Tarian Baru (Tari Kesemsem).”
Program ini Melalui program ini, mahasiswa menghadirkan tembang bernuansa bahari yang kemudian dijadikan pengiring Tari Kesemsem, tarian baru khas Desa Punjulharjo. Karya berjudul“Kesemsem Punjulharjo”tidak berhenti sampai di situ, karena lagu Tembang Segara juga sudah dipentaskan dalam acara“The Untold Story of Punjulharjo”dan dirilis di platform musik digital Spotify, sehingga dapat dinikmati masyarakat luas.
Naiela Jannatun Nurya, mahasiswa Jurusan Fisika Undip sekaligus salah satu penggagas program ini, menjelaskan bahwa pembuatan tembang juga melibatkan sentuhan ilmu pengetahuan.“Selain menciptakan lagu, kami juga membuat poster analisis mengenai makna, rasa, dan nada pada Tembang Segara. Analisis ini dikaitkan dengan frekuensi dalam fisika, sehingga masyarakat bisa memahami bagaimana musik memiliki hubungan erat dengan sains,” ungkapnya.
Program ini disambut baik oleh warga setempat dan pelaku seni lokal. Mereka menilai, hadirnya Tari Kesemsem dengan iringan tembang berjudul“Kesemsem Punjulharjo”baru mampu menambah kekayaan seni budaya desa sekaligus menjadi daya tarik bagi wisata berbasis sejarah dan bahari di Punjulharjo. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa seni dan ilmu pengetahuan dapat berjalan beriringan. Mahasiswa KKN-T Undip berharap, Tembang Segara dapat terus digunakan, tidak hanya untuk mengiringi Tari Kesemsem, tetapi juga menjadi ikon budaya yang memperkuat identitas desa.
Program ini merupakan bagian dari kegiatan yang digagas oleh Tim Pengusul: Dr. Fuad Muhammad, S.Si., M.Si., Rangga Fajar Abdillah, S.T., M.Eng., dan Triyono S.H., M.Kn (Universitas Diponegoro x Universitas IVET) dengan dukungan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat serta Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Republik Indonesia.
Sebagai penutup, PMM Undip menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah dan mitra lokal yang telah berkontribusi dalam keberhasilan program ini. Diharapkan ke depan, Tembang Segara dan Tari Kesemsem dapat menjadi ikon seni budaya Desa Punjulharjo yang dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional
Penulis: Naiela Jannatun Nurya, Mahasiswi Jurusan Fisika, Universitas Diponegoro






