Mahasiswa KKN-R Tim II Desa Wonoharjo, Ajak Ibu PKK Olah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi
WONOGIRI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan program ECO-JELITA (Eco Jelantah Kita) bersama ibu-ibu PKK Desa Wonoharjo,Kec. Nguntoronadi, Kab. Wonogiri pada 7 Agustus 2026. melalui kegiatan edukasi dan praktik pengolahan limbah rumah tangga berupa minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan limbah rumah tangga sekaligus mengenalkan pemanfaatan minyak jelantah menjadi produk yang lebih berguna.
Program ECO-JELITA dilatarbelakangi oleh kebiasaan masyarakat dalam menghasilkan minyak jelantah dari aktivitas memasak sehari-hari. Minyak yang sudah digunakan berulang kali sering kali langsung dibuang ke saluran air, tanah, maupun lingkungan sekitar. Apabila dilakukan secara terus-menerus, pembuangan minyak jelantah secara sembarangan dapat mencemari lingkungan dan mengganggu kualitas tanah maupun air.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN memberikan edukasi kepada ibu-ibu PKK mengenai dampak penggunaan dan pembuangan minyak jelantah, cara pengelolaan yang tepat, serta potensi pemanfaatannya menjadi produk bernilai guna. Salah satu alternatif yang diperkenalkan adalah mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi yang dapat digunakan kembali untuk kebutuhan rumah tangga.
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai minyak jelantah dan dampaknya terhadap lingkungan. Mahasiswa kemudian memperkenalkan bahan dan peralatan yang diperlukan serta menjelaskan tahapan pengolahan minyak jelantah sebelum digunakan sebagai bahan pembuatan lilin.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik langsung pembuatan lilin aromaterapi bersama ibu-ibu PKK. Minyak jelantah yang telah dipersiapkan diolah dan dicampurkan dengan bahan pembentuk lilin, kemudian diberikan aroma menggunakan essential oil. Campuran tersebut selanjutnya dituangkan ke dalam wadah yang telah dilengkapi sumbu dan didiamkan hingga mengeras.
Ibu-ibu PKK Desa Wonoharjo tampak antusias mengikuti proses pembuatan lilin, mulai dari pengenalan bahan, pencampuran, hingga menuangkan adonan lilin ke dalam wadah. Praktik secara langsung dilakukan agar peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat diterapkan secara mandiri di rumah.
Melalui program ECO-JELITA, mahasiswa KKN berharap masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK Desa Wonoharjo, semakin memahami bahwa minyak jelantah tidak harus berakhir sebagai limbah yang dibuang begitu saja. Dengan pengolahan yang tepat, limbah rumah tangga tersebut dapat dimanfaatkan menjadi produk yang memiliki fungsi dan nilai guna.
Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah sederhana dalam membangun kebiasaan masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan. Setelah mengikuti kegiatan, ibu-ibu PKK diharapkan dapat menerapkan pengolahan minyak jelantah secara mandiri serta turut menyebarkan pengetahuan tersebut kepada keluarga dan masyarakat di sekitarnya.
ECO-JELITA membawa pesan sederhana: minyak jelantah yang semula dianggap sebagai limbah dapat diubah menjadi produk bermanfaat. Dari rumah tangga, langkah kecil dalam mengelola limbah dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan Desa.
Kontak Media/Humas: [Instagram: @jurnal.wonoharjo]
- Naura Khansa Syafina
- Mahasiswa Program Studi Kedokteran, Universitas Diponegoro
- Setuju






