Mahasiswa KKN Kelompok 7 UPGRIS Ajak Ibu-Ibu PKK Sidomulyo Berkreasi dalam Penyuluhan Pembuatan Kripik Jantung Pisang

Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 7 sedang memberikan penyuluhan pembuatan kripik jantung pisang kepada Ibu-Ibu PKK Kelurahan Sidomulyo. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas kuliner lokal menjadi peluang usaha rumahan.

JATENG.NET, SIDOMULYOMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 7 kembali menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang inovatif. Kali ini, mereka mengadakan penyuluhan pembuatan kripik jantung pisang bersama Ibu-Ibu PKK Kelurahan Sidomulyo pada Kamis (25/9/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas kuliner sekaligus membuka peluang usaha rumahan yang bernilai ekonomis.

Dalam penyuluhan yang berlangsung di Aula Kelurahan Sidomulyo, para mahasiswa memandu peserta mulai dari proses pemilihan bahan, teknik pengolahan, hingga tips pemasaran produk. “Kami ingin mengenalkan alternatif camilan sehat sekaligus peluang bisnis yang mudah diterapkan di rumah,” ujar Andien Laksita Syafitri selaku Koordinator Acara.

Para peserta sangat antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan kripik. Mereka diperkenalkan dengan bahan dan alat sederhana yang mudah diperoleh di sekitar rumah, antara lain:

  • Bahan dan alat: jantung pisang, air, garam, gula, lada, tepung krispi, dan minyak.
  • Alat: wajan, baskom, spatula, dan penyaring gorengan.

Langkah pertama dimulai dengan membersihkan jantung pisang, kemudian merendamnya dalam air garam agar tidak berubah warna. Selanjutnya, potongan jantung pisang dilumuri adonan tepung krispi yang telah dibumbui garam, gula, dan lada. Proses penggorengan dilakukan dengan wajan menggunakan minyak panas, kemudian kripik ditiriskan dengan penyaring gorengan agar tetap renyah.

Ibu-Ibu PKK Kelurahan Sidomulyo tampak antusias mempraktikkan proses penggorengan kripik jantung pisang di dalam wajan. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelatihan kewirausahaan KKN UPGRIS untuk menghasilkan camilan sehat dan bernilai ekonomis dari bahan lokal.

Ketua PKK Kelurahan Sidomulyo menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. “Kami sangat senang karena mendapatkan ilmu baru yang bermanfaat. Kripik jantung pisang ternyata enak dan memiliki potensi untuk dijual,” ujarnya.

Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan Ibu-Ibu PKK Sidomulyo dapat mengembangkan resep kripik jantung pisang sebagai produk unggulan desa dan menambah penghasilan keluarga. Program ini juga menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa KKN UPGRIS dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.