Kolaborasi Mahasiswa KKN-T 105 Undip dan Warga RW 02 Hadirkan Pasar UMKM KAUM

Avatar photo

- Editorial Team

Minggu, 27 Juli 2025 - 21:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa KKN-T Tim 105 Universitas Diponegoro Kelompok 2 berfoto bersama warga RW 02 Plamongan Sari usai pelaksanaan Pasar Minggu KAUM, Minggu (27/7/2025). Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi mahasiswa dan masyarakat dalam mendukung pemberdayaan UMKM lokal. (Dokumentasi KKN-T Undip 2025)

Mahasiswa KKN-T Tim 105 Universitas Diponegoro Kelompok 2 berfoto bersama warga RW 02 Plamongan Sari usai pelaksanaan Pasar Minggu KAUM, Minggu (27/7/2025). Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi mahasiswa dan masyarakat dalam mendukung pemberdayaan UMKM lokal. (Dokumentasi KKN-T Undip 2025)

JATENG.NET, SEMARANGMahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro (Undip) Tim 105, Kelompok 2,bersama warga RW 02 Kelurahan Plamongan Sari, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, menginisiasi kegiatan Pasar Minggu KAUM (Kawan UMKM) yang digelar perdana pada Minggu, 27 Juli 2025, mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa KKN-T, pelaku UMKM lokal, dan perangkat RW 02, dengan dukungan penuh dari Ibu Nurzahroh Lailyah selaku Ketua RT 03 sekaligus Ketua Kawan UMKM RW 02, serta Bapak Ahmad Munif selaku Ketua RW 02. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah membuka peluang pasar baru serta mendorong penguatan ekonomi masyarakat berbasis komunitas dan potensi lokal UMKM.

Berlokasi di area sekitar Masjid Al-Ikhlas, sepanjang Jalan Sarwo Edi Wibowo, Pasar Minggu ini menampilkan beragam produk UMKM warga, mulai dari kuliner rumahan hingga kerajinan tangan khas masyarakat setempat. Selain bazar UMKM, acara juga dimeriahkan oleh senam pagi pukul 07.00 WIB dan penampilan drumband pukul 08.00 WIB sebagai hiburan yang menyegarkan dan menarik minat masyarakat sekitar.

RW 02 Plamongan Sari diharapkan dapat menjadi contoh wilayah pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas yang aktif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T Undip Tim 105 berharap dapat membentuk ekosistem UMKM yang kuat, sekaligus mendorong lahirnya kegiatan serupa di wilayah lain.

Suasana kebersamaan di tengah kegiatan Pasar Minggu KAUM yang digelar di Jalan Sarwo Edi Wibowo, Plamongan Sari, Semarang. Mahasiswa KKN-T Undip dan pelaku UMKM berpose di tengah area bazar yang menampilkan produk unggulan warga. (Dokumentasi KKN-T Undip 2025)

Pasar Minggu KAUM bukan sekadar ajang jual beli, tetapi juga menjadi wadah kebersamaan warga dan bentuk nyata dari pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Mahasiswa KKN-T Undip Tim 105 berharap program ini dapat berlanjut dan menjadi agenda rutin yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat RW 02, khususnya bagi para pelaku UMKM.

Baca Juga:  Dukung UMKM Transformasi Digital! Mahasiswa KKN UNDIP Kenalkan Digitalisasi Pembukuan UMKM dengan Aplikasi Buku Warung

“Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan, dan rakyatnya bebas dari kemiskinan.” — Ir. Soekarno

Motto ini menjadi semangat dasar dalam pelaksanaan Pasar Minggu KAUM, yang mengusung nilai solidaritas, keadilan sosial, dan pemberdayaan ekonomi dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat.

“Dengan semangat kolaboratif dan partisipatif, kami ingin membantu UMKM lokal bangkit dan berkembang melalui pendekatan yang dekat dengan masyarakat serta mampu meningkatkan perekonomian warga,” ujar salah satu mahasiswa KKN-T Tim 105.

Ibu Nurzahroh Lailyah, Ketua RT 03 sekaligus Ketua Kawan UMKM RW 02, menyampaikan rasa syukurnya, “Terima kasih sudah ikut meramaikan acara ini. Nggak ada kendala sama sekali dan sudah banyak sekali membantu.”

Sementara itu, Bapak Ahmad Munif, Ketua RW 02, turut mengapresiasi suksesnya kegiatan ini,“Terima kasih sudah bikin acara ini ramai. Sukses selalu.”

Adapun kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-T Undip Tim 105 Kelompok 2, yang terdiri dari:
Aiko Hanantyo Putri, Andi Sanjaya, Aura Damayanti, Jeremia Joel Richard Ramalael, Iqlima Zata Amani, Popy Mayestika, Pramastuti Adiar Rukmi, Qurrata A’yun, dan Rafli Vassel Satria.

Di bawah bimbingan Bapak Fajrul Falah, S.Hum., M.Hum. dan Ibu Riris Tiani, S.S., M. Hum.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara mahasiswa, warga, dan perangkat lokal mampu menghasilkan inovasi sosial yang berdampak nyata bagi kemajuan lingkungan. Harapannya, kebermanfaatan yang telah terbangun di RW 02 ini dapat menyebar lebih luas dan menginspirasi wilayah lainnya.

Follow WhatsApp Channel www.jateng.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FT UNDIP Lewat Rewearth 2025 Salurkan Ribuan Pakaian ke Komunitas Sosial di Semarang
Dosen yang Menyalakan Logika: Ketika Filsafat Jadi Gaya Hidup di Kelas
Kanker Payudara: Mengintip ‘Sel Nakal’ dari Dekat! Rahasia di Balik Biomedis Tumor dan Harapan Pengobatan Masa Depan
Olahraga untuk Investasi Tulang Masa Depan: Apakah Semua Olahraga Bikin Tinggi?
CFD Perdana Comal, Saat Warga Akhirnya Menikmati Jalanan yang Biasanya Hanya Dilewati
SDN Gedanganak 02 Catat Prestasi! Aji Darma Juara 1 Olimpiade Teknologi Tingkat Kabupaten
Sinergi Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang dan Warga Krajan Tingkatkan Kesehatan Balita hingga Lansia
Analisis Pengelolaan Sumber Daya Manusia dalam Industri Properti di PT. Musawa Jaya Perkasa
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:21 WIB

FT UNDIP Lewat Rewearth 2025 Salurkan Ribuan Pakaian ke Komunitas Sosial di Semarang

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:54 WIB

Dosen yang Menyalakan Logika: Ketika Filsafat Jadi Gaya Hidup di Kelas

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:35 WIB

Kanker Payudara: Mengintip ‘Sel Nakal’ dari Dekat! Rahasia di Balik Biomedis Tumor dan Harapan Pengobatan Masa Depan

Selasa, 2 Desember 2025 - 12:39 WIB

Olahraga untuk Investasi Tulang Masa Depan: Apakah Semua Olahraga Bikin Tinggi?

Senin, 1 Desember 2025 - 14:43 WIB

CFD Perdana Comal, Saat Warga Akhirnya Menikmati Jalanan yang Biasanya Hanya Dilewati

Berita Terbaru